“Uluran tangan dari warga masyarakat telah banyak bantu upaya tanggap darurat. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak,” jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf sudah mencoba menerjemahkan makna di balik bendera putih itu. Bagi dia, simbol tersebut punya banyak lapisan makna.
“Kalau kita artikan menurut kacamata saya, mulai dari solidaritas, simpatisan dan rasa ingin dibantu. Ya seperti itu,” kata Muzakir.
Lebih lanjut, Gubernur menyatakan bendera putih itu adalah harapan akan perhatian, sekaligus bentuk protes halus. Warga, ujarnya, merasa penanganan bencana masih belum memadai. Masalah utamanya berkisar pada distribusi logistik dan akses jalan yang hingga kini masih banyak tertutup. Kerja sama pemerintah daerah dan pusat dinilai perlu ditingkatkan lagi untuk menembus kendala-kendala teknis tersebut.
Artikel Terkait
Stiglitz Peringatkan Ancaman Stagflasi di AS Akibat Eskalasi Perang Timur Tengah
93% Pekerja Samsung Setuju Mogok, Pasokan Chip Global Terancam
Perempuan Tewas dalam Kebakaran Gudang di Kulonprogo Saat Keluarga Salat Id
Banjir Rendam Permukiman di Pekayon Saat Idulfitri, Warga Mengungsi