Jumat pagi ini (19/12/2025), suasana pasar seolah sedikit lebih ringan. Data terbaru dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dirilis pukul 8.30 WIB menunjukkan tren yang menggembirakan: mayoritas harga bahan pokok bergerak turun. Ya, hampir semua komoditas ikut dalam tren penurunan ini.
Beras, misalnya. Harga beras premium turun 2,23 persen, kini berada di angka Rp15.320 per kilogram. Penurunan yang lebih signifikan terjadi pada beras medium, yang anjlok 3 persen ke level Rp13.241 per kg. Sementara itu, beras SPHP juga ikut merosot, meski tak terlalu tajam, hanya 0,62 persen menjadi Rp12.386 per kg.
Tak cuma beras. Jagung dan kedelai impor pun ikut merasakan efeknya. Harga jagung turun cukup dalam, 4,52 persen menjadi Rp6.694 per kg. Sedangkan kedelai biji kering impor menyusut 1,18 persen, dijual sekitar Rp10.661 per kilogram.
Di sisi lain, komoditas bumbu dapur seperti bawang merah dan putih juga menunjukkan penurunan yang cukup menarik perhatian. Bawang merah turun 6,15 persen ke harga Rp45.583 per kg, sementara bawang putih melunak 3,02 persen menjadi Rp36.977 per kg.
Cabai-cabai pun tak mau ketinggalan. Cabai merah keriting turun tipis 0,71 persen, dijual Rp59.234 per kg. Namun, penurunan paling dramatis justru terjadi pada cabai merah besar, yang harganya terjun bebas 7,76 persen menjadi Rp48.935 per kg. Cabai rawit merah juga ikut turun 5,02 persen, sekarang harganya Rp66.299 per kilogram.
Untuk protein hewani, kabar baik juga datang. Daging sapi murni sedikit melunak 0,68 persen, harganya kini Rp134.515 per kg. Daging ayam ras pun demikian, turun 0,88 persen menjadi Rp39.932 per kilogram. Telur ayam ras juga ikut tren, turun 1 persen tepat ke angka Rp31.526 per kg.
Minyak goreng dan bahan olahan lainnya turut serta dalam tren penurunan ini. Minyak goreng kemasan turun 1,76 persen menjadi Rp20.644 per liter. Yang curah turun lebih dalam, 3,15 persen ke harga Rp17.460 per liter. Minyakita juga menyusut 2,55 persen, dijual Rp17.221 per liter.
Tepung terigu, baik yang curah maupun kemasan, sama-sama turun. Yang curah turun 2,11 persen menjadi Rp9.619 per kg, sementara yang kemasan turun lebih signifikan, 3,85 persen ke harga Rp12.546 per kg.
Ikan-ikanan juga tak luput. Ikan kembung turun tipis 0,47 persen menjadi Rp43.729 per kg. Ikan tongkol turun cukup tajam, 4,64 persen ke level Rp34.556 per kg. Ikan bandeng menyusut 2,60 persen, harganya sekarang Rp35.298 per kilogram.
Namun begitu, ada satu catatan kecil di tengah tren penurunan yang merata ini. Daging kerbau segar lokal justru mengalami kenaikan sebesar 2,69 persen, menjadi Rp136.538 per kg. Ini kontras dengan daging kerbau beku yang justru turun cukup dalam, 6,30 persen menjadi Rp100.108 per kg. Garam konsumsi juga turun, 2,23 persen menjadi Rp11.336 per kg.
Secara keseluruhan, Jumat ini membawa angin segar bagi kantong masyarakat. Penurunan yang hampir merata di berbagai komoditas pokok tentu menjadi berita yang dinanti-nanti.
Artikel Terkait
ISEI Riau Desak Reformulasi DBH Sawit, Nilai Porsi 4 Persen untuk Daerah Tak Adil
Menteri PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap II Rampung Juni 2026, Libatkan Hampir 60 Ribu Pekerja
Prabowo Kunjungi Miangas, Janji Rawat Bandara dan Perbaiki Puskesmas yang Tak Pernah Direnovasi Sejak Era Soeharto
Pemilahan Sampah di Jakarta Resmi Dimulai 10 Mei 2026, Antisipasi Kebijakan Baru TPST Bantargebang