Berdasarkan pengalaman mudak lebaran sebelumnya, titik rawan macet biasanya muncul di beberapa lokasi yang sama. Misalnya, di sekitar pertemuan ruas Tol Layang Mohammed bin Zayed (MBZ) dengan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) di KM 48. Kemacetan juga sering merambat hingga ke area pertemuan Tol Japek dan Tol Purbaleunyi di KM 65. "Titik-titik nya memang biasa terjadi di pertemuan dari MBZ, dari Japek yang bawah di KM 48 sampai dengan KM 65," imbuhnya.
Untuk mengantisipasi hal itu, Jasa Marga tak mau tinggal diam. Mereka berencana mengoperasikan seluruh gerbang tol selama momen Nataru 2025. Langkah konkretnya termasuk mengaktifkan Gerbang Tol Cikatama 8 di jalur Japek. "Peningkatan traffic memang akan diproyeksikan terjadi di puncak-puncaknya sehingga kami mengfungsionalkan (Gerbang Tol) Cikatama 8 di jalur Japek," pungkas Ria.
Jadi, sudah siap-siap dengan rencana perjalananmu? Catat tanggal-tanggal puncaknya dan persiapkan strategi agar perjalanan mudik dan balik tahun depan bisa lebih lancar.
Artikel Terkait
Sampah dan Hujan Deras Picu Banjir di Tol Jagorawi Saat Arus Mudik
Korlantas Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret
Iran Ancam Serang Infrastruktur Energi Regional Balas Ultimatum Trump
Akses Puncak Monas Ditutup Lebih Awal Selama Libur Lebaran 2026