Akses Puncak Monas Ditutup Lebih Awal Selama Libur Lebaran 2026

- Senin, 23 Maret 2026 | 07:30 WIB
Akses Puncak Monas Ditutup Lebih Awal Selama Libur Lebaran 2026

Libur Lebaran tahun ini, suasana Monas memang ramai sekali. Tapi bagi yang ingin menikmati pemandangan kota dari puncak tugu, ada kabar yang perlu dicatat: pintu akses ke atas akan tutup lebih awal.

Biasanya, pengunjung bisa naik hingga pukul 10 malam. Namun untuk periode libur Lebaran 2026 ini tepatnya mulai hari ini, Minggu 22 Maret operasional puncak Monas hanya sampai jam 6 sore. Waktu bukanya sendiri tetap dari pagi, pukul 08.00 WIB.

“Untuk Jumat sampai dengan Minggu selanjutnya berlaku operasional sampai pukul 22.00,” jelas Muhammad Isa Sarnuri, Kepala Unit Pengelola Kawasan Monas.

Artinya, kebijakan ini bersifat sementara dan akan kembali normal usai masa liburan.

Lalu, apa penyebabnya? Rupanya, ada agenda hiburan baru yang digelar di area Monas pada malam hari, yaitu pertunjukan Video Mapping. Pertunjukan ini dipasang di sisi Selatan, yang lokasinya berdekatan dengan pintu akses menuju lift ke puncak.

“Untuk 4 hari ini ada video mapping di sisi Selatan. Sehingga tidak memungkinkan untuk dibuka pintu ke puncak karena ada di sisi Selatan juga,” tambah Isa saat dikonfirmasi.

Dampaknya langsung terasa. Kuota pengunjung yang bisa naik ke puncak pun berkurang. Dari biasanya 2.400 orang per hari, kini hanya 1.800 tiket yang tersedia. Padahal, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi.

Bahkan pada hari pertama libur ini, tiket untuk naik ke puncak Monas sudah habis terjual sebelum tengah hari. Banyak pengunjung yang kecewa karena tak kebagian.

Seperti yang dialami Henry Pahlevi dan keluarganya, warga Jawa Timur yang sedang berlibur di Jakarta. Mereka berharap pengelola bisa lebih fleksibel ke depannya.

“Tidak dapet (tiket), sudah kehabisan kayaknya. Mungkin ke depannya agak diperpanjang lagi waktunya. Dan diperbanyak (kuota tiketnya),” ujar Henry di lokasi.

Jadi, bagi Anda yang berencana ke Monas dalam beberapa hari ke depan, rencanakan dengan matang. Datanglah lebih pagi jika ingin menikmati panorama ibu kota dari ketinggian. Malam harinya, Anda masih bisa menikmati sajian cahaya Video Mapping yang dipasang khusus itu.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar