Di Ruang Oval, Donald Trump menyampaikan kabar yang mungkin akan disambut banyak pihak. Presiden AS itu menyatakan, upaya perdamaian antara Rusia dan Ukraina kini terlihat lebih dekat dari sebelumnya. "Saya pikir kita sekarang lebih dekat daripada sebelumnya, dan kita akan lihat apa yang bisa kita lakukan," ujarnya kepada para wartawan.
Menurutnya, negosiasi yang berlarut-larut itu akhirnya menunjukkan titik terang. Kemajuan signifikan terjadi setelah Kyiv, ibukota Ukraina, menunjukkan sikap lebih fleksibel dalam beberapa hal kunci.
Misalnya, soal keanggotaan NATO. Ukraina disebut tidak lagi memaksakan diri untuk bergabung dengan aliansi pertahanan Barat itu. Namun begitu, mereka tetap bersikukuh meminta jaminan keamanan yang kuat dan konkret dari sekutu-sekutunya. Itu syarat mutlak bagi mereka.
Artikel Terkait
Jalur Kalimalang Sepi di Siang Bolong, Arus Mudik Motor Belum Meningkat
Ekspor Korea Selatan Melonjak 16,6% di Februari 2026, Didorong Semikonduktor AI
Iran Naikkan Upah Minimum 60% di Tengah Perang dan Inflasi Tinggi
Arus Mudik Lebaran 2026 di Tasikmalaya Capai 35.000 Kendaraan dalam Dua Hari