Di sisi lain, kehadiran VinFast di Indonesia bukan sekadar soal bisnis. Pham Sanh Chau, CEO VinFast Asia, melihat peluang yang lebih besar. Dia berharap perusahaan ini bisa memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
"Indonesia negara besar. Penduduknya banyak, ekonominya terus tumbuh dengan target yang ambisius, mencapai 8 persen. Kami ingin ambil bagian di dalamnya," ujar Chau dalam kesempatan yang sama.
Soal produk, VinFast tampaknya serius ingin membanjiri pasar. Semua model yang sudah dipasarkan di Indonesia akan segera dirakit lokal. Mulai dari VF3, VF5, VF6, dan VF7, sampai ke MPV 7-seater terbaru mereka, VinFast Limo Green. Mereka tak main-main.
"
Laporan: Laras Kiranasari
Artikel Terkait
Meikarta Mulai Garap 141.000 Unit Rusun Subsidi, Lahan Dinyatakan Clean and Clear
MNC University Gelar Forum Pelajar SDGs, Siapkan Pemimpin Masa Depan
Insentif Impor Mobil Listrik Ditutup, Pemerintah Beralih ke Strategi Baru
BNPB Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga 2026, Armada Ditambah