Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi kembali mengingatkan soal diskon tarif transportasi. Ini berlaku untuk masa Angkutan Natal dan Tahun Baru mendatang. Menurutnya, momen ini harus dimanfaatkan betul oleh masyarakat.
"Kami kembali mengajak masyarakat untuk memanfaatkan periode diskon ini dengan sebaik-baiknya," ujar Dudy di Jakarta, Senin lalu.
Ia menambahkan, "Sekaligus tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban selama perjalanan."
Kebijakan diskon Nataru ini bukan tanpa alasan. Ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya jelas: meringankan beban biaya perjalanan warga jelang libur panjang. Sebenarnya, diskon sudah jalan sejak 21 November lalu, jauh sebelum puncak keramaian.
"Arahan Presiden jelas," tegas Menhub.
"Negara harus hadir memastikan mobilitas masyarakat tetap terjangkau dan berjalan lancar pada momen libur akhir tahun."
Dengan mulai lebih awal, diharapkan orang punya waktu lebih longgar untuk merencanakan perjalanan. Jadi, nggak semua berdesak-desakan di tanggal yang sama. Menurut Dudy, strategi ini punya dua manfaat sekaligus. Selain soal harga yang lebih ringan, juga untuk mengatur arus pergerakan agar lebih merata. Intinya, keterjangkauan harus sejalan dengan keamanan dan ketertiban.
Lalu, seperti apa detail diskonnya? Berikut rinciannya.
Untuk kereta api non-PSO, ada potongan 30%. Berlaku buat perjalanan tanggal 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026.
Naik kapal PELNI? Dapat diskon 20% untuk periode 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Sementara tiket pesawat dapat potongan sekitar 13–14%. Periode belinya mulai 22 Oktober 2025 sampai 10 Januari 2026. Untuk masa terbangnya, berlaku dari 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Tak cuma itu, pemerintah juga kasih keringanan tarif jasa kepelabuhanan buat layanan penyeberangan. Semua kebijakan ini diharapkan bisa benar-benar meringankan dan memperlancar mudik masyarakat.
Artikel Terkait
Cek Kesehatan Gratis Pemerintah Jangkau 100 Juta Warga, Baru Sepertiga dari Total Penduduk
Revisi UU Polri Resmi Masuk Prolegnas, DPR Tunggu Arahan Pimpinan
Progres Tol Trans Sumatera Ruas Rengat–Pekanbaru Capai 76,3 Persen, Ditargetkan Integrasikan Jaringan di Riau
Ratusan Pelajar Jawa Barat Kunjungi Istana, Bertemu Presiden Prabowo dalam Program Edukasi