SpaceX, perusahaan antariksa Elon Musk, mulai bergerak. Eksekutifnya dikabarkan tengah memilih bankir dari Wall Street untuk memberi nasihat soal rencana go public. Ini langkah awal yang serius menuju IPO.
Menurut laporan Wall Street Journal Minggu lalu, bank-bank investasi akan mengajukan penawaran mereka dalam beberapa minggu ke depan. Yang menarik, valuasi perusahaan ini disebut-sebut bisa menembus angka fantastis: lebih dari satu triliun dolar AS. Jumlah yang sulit dibayangkan.
Elon Musk sendiri sudah mengonfirmasi kabar ini. Sebelumnya, lewat memo internal pada Jumat, SpaceX memberi tahu karyawannya bahwa mereka sedang mempersiapkan potensi penawaran umum perdana. Rencananya, IPO bisa terjadi pada 2026.
Dana segar dari bursa saham itu rencananya akan dipakai untuk membiayai proyek-proyek ambisius Musk. Mulai dari pengembangan roket Starship, pusat data AI di luar angkasa, hingga impian membangun pangkalan di bulan. Semuanya butuh modal yang tidak sedikit.
Soal valuasi, angkanya sudah melonjak drastis. Dalam penawaran saham internal terbaru, harga per sahamnya mencapai USD421. Ini hampir dua kali lipat dari harga USD212 per saham yang ditetapkan pada Juli lalu, yang saat itu memberi valuasi perusahaan sekitar USD400 miliar.
Kepala Keuangan SpaceX, Bret Johnsen, menyampaikan hal ini dalam memo kepada para pemegang saham.
Artikel Terkait
Kota Tua Macet, Lisa Blackpink Syuting Film di Jantung Ibu Kota
Perang Rusia-Ukraina: Korban Gabungan Tembus 1,8 Juta Jiwa, Terburuk Sejak PD II
BPDP Genjot Peremajaan Sawit Rakyat, Target 120 Ribu Hektare Per Tahun
Bupati Bekasi: Saya Baru Sembilan Bulan, Masih Belajar