SpaceX Siapkan Langkah Awal IPO, Valuasi Ditaksir Tembus USD1 Triliun

- Senin, 15 Desember 2025 | 07:30 WIB
SpaceX Siapkan Langkah Awal IPO, Valuasi Ditaksir Tembus USD1 Triliun

SpaceX, perusahaan antariksa Elon Musk, mulai bergerak. Eksekutifnya dikabarkan tengah memilih bankir dari Wall Street untuk memberi nasihat soal rencana go public. Ini langkah awal yang serius menuju IPO.

Menurut laporan Wall Street Journal Minggu lalu, bank-bank investasi akan mengajukan penawaran mereka dalam beberapa minggu ke depan. Yang menarik, valuasi perusahaan ini disebut-sebut bisa menembus angka fantastis: lebih dari satu triliun dolar AS. Jumlah yang sulit dibayangkan.

Elon Musk sendiri sudah mengonfirmasi kabar ini. Sebelumnya, lewat memo internal pada Jumat, SpaceX memberi tahu karyawannya bahwa mereka sedang mempersiapkan potensi penawaran umum perdana. Rencananya, IPO bisa terjadi pada 2026.

Dana segar dari bursa saham itu rencananya akan dipakai untuk membiayai proyek-proyek ambisius Musk. Mulai dari pengembangan roket Starship, pusat data AI di luar angkasa, hingga impian membangun pangkalan di bulan. Semuanya butuh modal yang tidak sedikit.

Soal valuasi, angkanya sudah melonjak drastis. Dalam penawaran saham internal terbaru, harga per sahamnya mencapai USD421. Ini hampir dua kali lipat dari harga USD212 per saham yang ditetapkan pada Juli lalu, yang saat itu memberi valuasi perusahaan sekitar USD400 miliar.

Kepala Keuangan SpaceX, Bret Johnsen, menyampaikan hal ini dalam memo kepada para pemegang saham.

"Valuasi saat ini mencerminkan keyakinan pasar terhadap roadmap perusahaan ke depan," tulisnya.

Dengan lonjakan itu, valuasi SpaceX sekarang diperkirakan sekitar USD800 miliar. Angka ini bahkan melampaui rekor OpenAI yang 'hanya' USD500 miliar pada Oktober lalu. Artinya, SpaceX kini resmi menjadi perusahaan tertutup paling berharga di dunia.

Namun begitu, ambisi Musk tampaknya lebih besar lagi. Perusahaan menargetkan valuasi akhir sekitar USD1,5 triliun. Jika tercapai, ini akan membuat SpaceX mendekati nilai pasar Saudi Aramco saat pencatatan saham perdananya yang fenomenal di 2019.

Tapi hati-hati. Semua ini masih belum pasti. Johnsen sendiri mengingatkan dalam emailnya bahwa waktu pelaksanaan dan valuasi akhir bisa berubah. Bahkan, SpaceX mungkin saja memutuskan untuk membatalkan rencana IPO ini sama sekali. Semua masih dalam tahap pertimbangan.

Di sisi lain, dominasi SpaceX di industri antariksa sudah tak terbantahkan. Falcon 9-nya adalah kerja kuda yang andal, mengangkut segala muatan ke orbit. Belum lagi Starlink, jaringannya yang terdiri dari ribuan satelit, telah menjadi pemimpin penyedia internet dari orbit rendah Bumi untuk jutaan pelanggan.

Jadi, jika IPO benar-benar terjadi, ini akan menjadi gebrakan besar lainnya dari Musk. Tapi semuanya bergantung pada eksekusi rencana-rencana berisiko tinggi yang telah dia susun untuk tahun-tahun mendatang. Satu hal yang pasti: langkah SpaceX akan terus ditunggu, baik oleh Wall Street maupun oleh seluruh dunia.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar