Amril Daulay: Kami Datang untuk Beri Kejutan di SEA Games 2025

- Minggu, 14 Desember 2025 | 20:15 WIB
Amril Daulay: Kami Datang untuk Beri Kejutan di SEA Games 2025

Besok, perjalanan Timnas Futsal Indonesia di SEA Games 2025 resmi dimulai. Persiapan sudah dilakukan, dan kini tinggal eksekusi di lapangan. Amril Daulay, sang asisten pelatih, punya pesan singkat namun berkelas untuk para pemainnya.

Intinya, mereka siap tempur. Meski harus berhadapan dengan tim-tim kuat, termasuk Thailand yang jadi tuan rumah, semangat juang tak akan surut. Yang menarik, Amril justru melihat pengakuan dari rival sebagai bahan bakar tersendiri. Tapi, fokus tetap nomor satu.

"Kami menghormati Thailand sebagai tuan rumah dan tim kuat," ujar Amril.

Ia lalu melanjutkan, "Kami datang dengan pendekatan realistis, memahami situasi tim, namun target kami tetap bersaing semaksimal mungkin."

Memang, jika bicara persiapan, Amril mengakui durasi latihan mereka mungkin tak selama Thailand. Namun begitu, soal mentalitas, ia yakin anak asuhnya siap memberikan perlawanan yang maksimal. Mereka bukan cuma datang untuk sekadar tampil.

"Kami siap melihat sejauh mana kami bisa melangkah dan memberikan kejutan di turnamen ini," tambahnya penuh keyakinan.

Nah, untuk mewujudkan itu, perjalanan dimulai dari pertandingan perdana. Esok hari, Senin 15 Desember 2025, tepat pukul 16.00 WIB, mereka akan berjumpa dengan Myanmar. Laga ini jelas penting untuk menyiapkan momentum.

Jadwal selanjutnya cukup padat. Dua hari kemudian, giliran Vietnam yang dihadapi. Lalu, selang sehari, tantangan datang dari Malaysia. Puncaknya adalah laga pamungnas melawan sang tuan rumah, Thailand, pada Jumat 19 Desember nanti.

Semua pertandingan bakal digelar di Nonthaburi Sports Complex Gymnasium, Thailand. Tinggal menunggu waktu, apakah Timnas Futsal Indonesia benar-benar bisa menciptakan kejutan seperti yang diimpikan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar