Polri Buka Servis Motor Gratis untuk Korban Banjir Sumatera

- Rabu, 10 Desember 2025 | 23:40 WIB
Polri Buka Servis Motor Gratis untuk Korban Banjir Sumatera

Bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat meninggalkan luka yang dalam. Ribuan rumah hancur, harta benda lenyap. Bahkan kendaraan roda dua yang jadi tulang punggung mobilitas warga pun tak luput dari amukan banjir dan tanah longsor.

Di tengah situasi itu, muncul secercah bantuan yang cukup konkret. Polri dan Polda Sumut menggelar servis motor gratis bagi korban bencana. Program ini dikerjakan bareng-bareng dengan para pemilik bengkel setempat, dan semua biayanya ditanggung sepenuhnya oleh kepolisian.

“Ini adalah kontribusi bentuk pelayanan dari Polri untuk masyarakat yang terdampak bencana. Polri untuk masyarakat,” jelas Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, Rabu (10/12/2025).

“Untuk biaya masyarakat yang terdampak banjir gratis tidak dipungut biaya sama sekali,” tegasnya.

Respons warga pun terlihat positif. Banyak yang antusias mendaftarkan motornya. Wajar saja, karena dengan kendaraan yang berfungsi normal, setidaknya mereka bisa perlahan-lahan mulai kembali beraktivitas, mencari nafkah, atau sekedar memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun begitu, servis motor ini cuma satu bagian kecil dari upaya tanggap darurat yang digelar. Polri ternyata mengerahkan lebih dari 12 ribu personel di ketiga wilayah terdampak itu. Mereka juga mendapat tambahan pasukan dari daerah lain, ratusan personel dikirim ke Aceh dan Sumut, sementara Sumbar mendapat bantuan lebih dari 700 personel.

Bantuan logistik dari Mabes Polri sendiri jumlahnya tidak main-main. Sudah 159 ton lebih barang dikirim, isinya macam-macam; mulai sembako, obat-obatan, perlengkapan mandi, sampai kebutuhan mendasar lain seperti pakaian dan bahkan kantong jenazah.

Bantuan dari Polda jajaran juga terus mengalir deras. Ada puluhan ton beras, ribuan dus air mineral, puluhan ribu potong pakaian, dan masih banyak lagi barang darurat lainnya.

Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menekankan soal kecepatan distribusi.

“Seluruh bantuan kami gerakkan secara terkoordinasi agar tepat waktu dan tepat sasaran. Masyarakat tidak boleh menunggu terlalu lama dalam kondisi darurat seperti ini,” ujarnya.

Untuk memastikan bantuan tersebar merata, Polri membuka 91 posko tanggap bencana. Mereka juga menghadirkan 20 dapur lapangan yang sibuk menyiapkan ribuan porsi makanan siap santap setiap harinya bagi para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar