Pejabat Senior SKK Migas Tewas dalam Kecelakaan Sepeda di Halte Karet Sudirman

- Selasa, 09 Desember 2025 | 15:30 WIB
Pejabat Senior SKK Migas Tewas dalam Kecelakaan Sepeda di Halte Karet Sudirman

Kawasan Sudirman yang biasanya ramai oleh hiruk-pikuk kendaraan, pagi itu menyisakan duka. Hudi Suryodipuro, seorang pejabat senior SKK Migas, meninggal dunia dalam sebuah insiden tragis. Ia mengalami kecelakaan saat bersepeda, menabrak bagian belakang sebuah bus Transjakarta.

Menurut sejumlah saksi, bus tersebut sedang berhenti, menunggu penumpang di Halte Karet Sudirman. Hudi yang melaju dari arah selatan, tiba-tiba menabrak bodi belakang bus. Kejadian ini langsung ditangani oleh Polda Metro Jaya.

AKBP Ojo Ruslani dari Dirlantas Polda Metro Jaya memberikan konfirmasi lokasi.

“Lokasi kejadian di Jalan Jenderal Sudirman arah utara, tepatnya depan Halte Transjakarta Karet Sudirman, Jakarta Pusat,” jelas Ruslani.

Di balik insiden memilukan ini, tersimpan profil panjang seorang profesional di industri migas. Hudi Dananjaya Suryodipuro bukan nama baru. Kariernya dibangun bertahun-tahun, dimulai dari dunia sumber daya manusia.

Alumnus Pepperdine University ini memulai langkah profesionalnya di Halliburton, perusahaan servis migas ternama, pada 1999. Awalnya sebagai staf HR biasa. Hanya dalam dua tahun, kinerjanya mengantarkannya pada posisi manajer pengembangan SDM.

Perjalanan berlanjut ke Chevron pada 2005. Di sana ia memimpin tim di divisi human resource. Setelah tiga tahun, ia memutuskan pindah. Dan pilihannya jatuh pada SKK Migas.

Di SKK Migas, bakatnya terus berkembang. Ia mengawali tugas sebagai spesialis pemanfaatan ekspatriat. Tak butuh waktu lama, kepercayaan diberikan. Hudi lalu memegang jabatan manajer perencanaan organisasi dan SDM selama lebih dari empat tahun.

Kariernya terus menanjak. Ia diangkat menjadi senior manajer untuk sistem organisasi dan manajemen. Sejak 2017, ia memangku berbagai peran strategis. Mulai dari perencanaan SDM, ketua tim penanganan COVID-19, hingga Kepala HRD. Ia juga pernah memimpin Institut SKK Migas.

Puncaknya, pada Oktober 2025, Hudi resmi ditunjuk sebagai Wakil Presiden Sekretaris. Sepanjang perjalanannya di SKK Migas, fokus utamanya memang di bidang pengembangan manusia dan komunikasi.

Kini, semua itu telah berakhir di sebuah halte bus di Sudirman. Sebuah perjalanan panjang terhenti dalam sekejap, meninggalkan kisah tentang seorang profesional yang gugur dalam aktivitas rutinnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar