Di tengah situasi darurat akibat banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Sumatra, pemerintah lewat Kementerian Sosial bergerak cepat. Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, baru-baru ini mengonfirmasi bahwa bantuan senilai Rp66 miliar telah dikucurkan. Dana sebesar itu dialirkan untuk membantu warga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang paling menderita.
Bantuannya sendiri beragam bentuknya. Tak cuma stok makanan pokok, tapi juga genset dan alat penjernih air yang sangat dibutuhkan di lokasi bencana.
"Jadi total yang sudah diberikan Kemensos untuk bantuan sosial ke tiga provinsi itu kurang lebih sampai hari ini senilai Rp66 miliar,"
kata Agus saat ditemui di sekitar Bundaran HI, Jakarta, pada Minggu (7/12/20245).
Menurutnya, penyaluran bantuan ini tidak seragam. Mereka menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan spesifik di tiap daerah. Salah satu upaya konkret yang langsung terlihat adalah pendirian dapur umum di lokasi-lokasi terdampak.
Nah, soal dapur umum ini ada dua jenis. Ada yang dioperasikan langsung oleh tim Kemensos, dan ada pula yang dikelola mandiri oleh warga atau relawan dengan bahan baku dari kementerian.
"Sampai saat ini ada kurang lebih 39 punya Kemensos, yang dapur-dapur mandiri nanti akan kita identifikasi,"
ujar Agus menjelaskan.
Di sisi lain, soal ketersediaan logistik, Agus memastikan stoknya aman. Masalahnya justru ada di pendistribusian. Akses jalan yang rusak parah masih jadi kendala utama, meski upaya perbaikan terus dilakukan.
Meski ada hambatan di lapangan, Agus tetap optimis. "Tapi yang jelas untuk kebutuhan permakanan insya Allah ya secara apa namanya bertahap, mudah-mudahan segera bisa terpenuhi," harapnya.
Dia berharap, dengan bantuan yang terus mengalir, masyarakat bisa segera tenang dan perlahan kembali ke aktivitas normal.
Artikel Terkait
Baku Tembak di Selat Hormuz: AS Hancurkan Enam Kapal Iran Usai Serangan Rudal dan Drone
Pria 25 Tahun Tewas Dibacok Orang Tak Dikenal di Cengkareng
Borneo FC Fokus Penuh Hadapi Persita, Abaikan Hasil Laga Pesaing Persib
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal Berkedok Warung Sembako di Kalideres