Target Tiga Emas Biliar di SEA Games, Hary Tanoe Lepas Kontingen Terbaik

- Minggu, 07 Desember 2025 | 20:40 WIB
Target Tiga Emas Biliar di SEA Games, Hary Tanoe Lepas Kontingen Terbaik

Minggu kemarin, suasana di Pelatnas Biliar PB POBSI di iNews Tower, Menteng, cukup hangat. Hary Tanoesoedibjo, sang Ketua Umum, tampak melepas enam atlet biliar yang akan bertolak ke Bangkok. Pelepasan ini dilakukan sehari sebelum keberangkatan, tepatnya pada Minggu, 7 Desember 2025.

“Kami melepas atlet terbaik PB POBSI sebanyak 6 atlet, yakni 4 putra, 2 putri. Mereka berangkat untuk SEA Games 2025 di Bangkok,” ujar Hary.

Nada suaranya penuh keyakinan. Ia tak cuma sekadar melepas, tapi juga punya harapan besar. Kontingen merah putih ini, menurutnya, punya peluang bagus untuk meraih target yang ditetapkan pemerintah: tiga medali emas.

“Kami sangat berharap, karena ini atlet terbaik, mudah-mudahan nanti mereka bisa membawa nama harum bangsa. Target bisa memperoleh 3 medali emas,” tambahnya.

Memang, target itu bukan tanpa alasan. Para atlet yang berangkat katanya sudah melalui seleksi ketat. Mereka dipersiapkan untuk bersaing maksimal di Bangkok, dimana cabang olahraga biliar sendiri akan dipertandingkan dari tanggal 10 hingga 17 Desember nanti.

Kalau dipikir-pikir, tiga emas itu bukan target kecil. Bahkan, dalam sejarah keikutsertaan di SEA Games, cabang biliar Indonesia belum pernah sekali pun meraih prestasi setinggi itu. Pencapaian tertinggi mereka adalah dua medali emas, dan itu terjadi lebih dari satu dekade lalu, tepatnya di tahun 2013.

“Kalau bisa dapat, itu terbaik yang pernah kami capai,” akunya.

Namun begitu, optimisme itu tetap menggebu. Hary percaya, dengan tekad dan semangat juang yang membara, atlet-atlet terbaiknya bisa membuat sejarah baru. Bukan cuma sekadar angka, tapi sebuah kebanggaan yang akan dikenang untuk dunia biliar tanah air.

“Kami doakan mereka berjuang dengan semangat dengan tekad untuk membawa nama baik bangsa kita, bangsa Indonesia,” pungkas Hary Tanoesoedibjo.

Kini, tinggal menunggu hari pertandingan. Apakah optimisme ini akan terbukti di atas meja hijau Bangkok? Kita lihat saja nanti.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar