Kelistrikan di Sumatera Barat kini sudah pulih total. Kabar baik ini datang dari Kementerian ESDM, tepatnya dari Tim Siaga Bencana mereka, setelah wilayah itu dilanda banjir dan tanah longsor. Semua jaringan listrik yang sempat padam, akhirnya bisa dinyalakan kembali.
Rudy Sufahriadi, yang mengepalai tim tersebut, mengonfirmasi hal ini. Per 6 Desember, kata dia, sistem kelistrikan di daerah terdampak sudah berfungsi penuh seratus persen.
"Berkat kerja keras tim teknis gabungan, 100 persen infrastruktur kelistrikan di Sumatera Barat yang terdampak, mulai dari 74 penyulang hingga 2.302 gardu distribusi, kini telah beroperasi normal kembali melayani 270.148 pelanggan," ujar Rudy dalam keterangan resmi, Minggu (7/12/2025).
Dua lokasi yang sempat paling parah rusak, Palembayan dan Sicincin, sekarang sudah terang benderang. Rudy juga menekankan, pemulihan ini bukan cuma soal menyalakan lampu. Mereka memastikan beban daya yang cukup besar, sekitar 42 MW, bisa didistribusikan dengan aman ke rumah-rumah warga.
Namun begitu, fokus kini beralih ke provinsi lain yang masih berjuang. Di Aceh, misalnya, pemulihan masih berlangsung. Jaringan utamanya sudah lebih dari separuh berhasil diperbaiki. Dari 317 penyulang, 177 di antaranya sudah menyala. Gardu distribusi yang berfungsi juga sudah mencapai 9.401 unit dari total 14.741.
Angkanya cukup menggambarkan. Beban yang pulih baru sekitar 51 persen, sementara pelanggan yang kembali teraliri listrik sudah 65 persen. Progres pembangunan menara darurat untuk dua jalur SUTT, Bireuen-Arun dan Bireuen-Peusangan, masing-masing sudah di angka 87 dan 85 persen. Masih butuh waktu.
Sementara itu, kondisi di Sumatera Utara jauh lebih cerah. Pemulihan di sana hampir tuntas. Semua 103 penyulang sudah beroperasi. Perbaikan gardu distribusi mencapai 98 persen. Beban daya yang pulih pun nyaris sempurna, 99 persen, dan 98 persen pelanggan sudah kebagian listrik lagi. Wilayah Sibolga, berkat selesainya tower emergency di jalur Tarutung-Sibolga, kini sudah teraliri listrik sepenuhnya.
Dengan pulihnya Sumatera Barat dan kemajuan signifikan di dua provinsi tetangganya, Kementerian ESDM memastikan semua sumber daya terus dikerahkan. Targetnya jelas: mengembalikan normalitas sistem kelistrikan di seluruh Sumatera.
"Kami sadar kebutuhan listrik sangat penting, terutama pascabencana. Tim kami sedang berusaha sebaik dan secepat mungkin untuk menyelesaikan perbaikan tower di Aceh agar suplai daya bisa segera normal," katanya.
Perjuangan di lapangan memang belum sepenuhnya usai. Tapi, progres yang dicapai sejauh ini setidaknya memberi angin segar bagi warga yang terdampak.
Artikel Terkait
Guru Ngaji di Tangerang Diciduk Polisi, Cabuli Empat Murid dengan Modus Pengusiran Jin
Bupati Lampung Tengah Nonaktif Ardito Wijaya Dipindahkan ke Lapas Lampung Jelang Sidang Perdana
Kanselir Jerman Kecam AS dan Israel karena Meremehkan Kekuatan Iran
Transjakarta Sediakan Shuttle Gratis untuk Penumpang KRL Terdampak Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur