Banyak pengendara yang jelas terlihat frustrasi. Namun begitu, ada juga warga yang memilih bersikap lebih santai. Mereka yang tinggal di sekitar GBK malah memanfaatkan situasi dengan nongkrong, menikmati jajanan kaki lima yang masih buka. Sementara itu, di halte-halte Transjakarta sekitar, terlihat antrean panjang penumpang yang memilih naik transportasi umum untuk melanjutkan perjalanan.
Polisi pun turun tangan. Aparat terlihat berjaga di beberapa titik untuk mengatur arus kendaraan yang kacau. Meski begitu, hingga larut malam, mereka belum memberlakukan rekayasa lalu lintas khusus. Upaya mereka fokus pada pengaturan manual di lapangan.
Kemacetan baru benar-benar terurai setelah kendaraan sampai di persimpangan menuju Gatot Subroto dan Bundaran HI. Baru setelah melewati Halte Transjakarta Bendungan Hilir, arus di Jalan Sudirman kembali normal. Malam pun kembali berjalan seperti biasa, meninggalkan cerita tentang sebuah kemacetan besar usai perayaan.
Artikel Terkait
Hashim Djojohadikusumo Tolak Tawaran Komersialisasi Lahan Negara untuk Apartemen Mewah
Bank Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider, Transaksi Kopra Tembus Rp27.500 Triliun
Indonesia dan Brunei Jajaki Kerja Sama Minyak dan Teknologi EOR
Kebijakan WFA Jelang Lebaran Turunkan Jumlah Penumpang Commuter Line 29 Persen