Jakarta, Sabtu malam (6/12/2025). Suasana di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) berubah total usai acara Natal Tiberias berakhir. Yang tadinya ramai oleh umat yang beribadah, berganti menjadi lautan kendaraan yang nyaris tak bergerak. Arus lalu lintas di sana benar-benar macet.
Menurut sejumlah saksi, kerumunan jemaat mulai bubar sekitar pukul 22.45 WIB. Gelombang orang yang pulang itu langsung berubah jadi banjir mobil dan motor. Dampaknya langsung terasa. Ruas Jalan Gelora Pemuda, yang jadi pintu keluar utama, langsung sesak. Antrean kendaraan mengular panjang, merambat sampai ke arah Jalan Asia-Afrika.
Tak cuma di situ. Empat lajur lebar Jalan Sudirman, tepatnya di depan FX Sudirman, juga ikutan padat merayap. Kendaraan bergerak pelan sekali, antre satu-satu bagai kereta api. Suasana malam yang biasanya lancar, berubah jadi festival klakson dan lampu merah.
Banyak pengendara yang jelas terlihat frustrasi. Namun begitu, ada juga warga yang memilih bersikap lebih santai. Mereka yang tinggal di sekitar GBK malah memanfaatkan situasi dengan nongkrong, menikmati jajanan kaki lima yang masih buka. Sementara itu, di halte-halte Transjakarta sekitar, terlihat antrean panjang penumpang yang memilih naik transportasi umum untuk melanjutkan perjalanan.
Polisi pun turun tangan. Aparat terlihat berjaga di beberapa titik untuk mengatur arus kendaraan yang kacau. Meski begitu, hingga larut malam, mereka belum memberlakukan rekayasa lalu lintas khusus. Upaya mereka fokus pada pengaturan manual di lapangan.
Kemacetan baru benar-benar terurai setelah kendaraan sampai di persimpangan menuju Gatot Subroto dan Bundaran HI. Baru setelah melewati Halte Transjakarta Bendungan Hilir, arus di Jalan Sudirman kembali normal. Malam pun kembali berjalan seperti biasa, meninggalkan cerita tentang sebuah kemacetan besar usai perayaan.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun