Distribusi bantuan untuk korban bencana kini semakin digenjot. BNPB, lewat tiga jalur sekaligus darat, laut, dan udara berusaha keras menjangkau semua wilayah terdampak. Tapi, kondisi medan yang terpencil dan rusak membuat peran armada udara jadi sangat krusial.
“Armada udara menjadi tulang punggung bantuan ke wilayah yang terisolasi,” ujar Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.
Pernyataan itu disampaikannya pada Sabtu (6/12/2025). Menurutnya, upaya lewat udara sudah berjalan intensif. Dari Lanud Silangit saja, tercatat 12 sorti telah dilaksanakan pada Jumat (5/12/2025). Bantuan berupa beras, makanan instan, selimut, obat-obatan, dan susu diterbangkan ke sejumlah kabupaten, termasuk Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Langkat.
Di sisi lain, langkah serupa juga gencar dilakukan di Aceh. Aktivitas penerbangan untuk logistik di provinsi itu dilaporkan meningkat.
“Dalam sehari, sejumlah helikopter BNPB, TNI, dan Basarnas menjangkau desa-desa terdampak seperti Bergang, Lut Jaya, Musara Alur, hingga Gunci di Aceh Utara,” jelas Abdul Muhari lagi.
Tim gabungan di lapangan terus bekerja. Fokus mereka adalah lokasi-lokasi yang paling sulit dijangkau. Tujuannya jelas: memastikan semua kebutuhan pokok, mulai dari makanan, selimut, obat, sampai susu dan perlengkapan bayi, bisa sampai ke tangan warga yang membutuhkan. Upaya ini diharapkan bisa meringankan beban mereka, setidaknya untuk sementara waktu.
(Nur Ichsan Yuniarto)
Artikel Terkait
Timnas U-17 Indonesia Hadapi Qatar di Laga Penentu Lolos ke Perempat Final Piala Asia
Pemerintah Siapkan CNG sebagai Alternatif Pengganti LPG 3 Kg untuk Tekan Impor
Indonesia di Pot Terendah Undian Piala Asia 2027, Berpeluang Kembali Hadapi Jepang dan Irak
Pelatih Timnas U-17 Instruksikan Pemain Tak Berpuas Diri Usai Kalahkan China, Fokus Hadapi Qatar