Kecelakaan Maut Rawamangun: Dua Nyawa Melayang Usai Pajero Tabrak Pengendara Motor

- Jumat, 05 Desember 2025 | 01:00 WIB
Kecelakaan Maut Rawamangun: Dua Nyawa Melayang Usai Pajero Tabrak Pengendara Motor

JAKARTA – Dua nyawa melayang dalam sebuah kecelakaan tragis di Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis siang (4/12/2025). Mobil Mitsubishi Pajero dan sebuah sepeda motor terlibat dalam insiden yang berakhir fatal bagi kedua pengendaranya.

AKP Darwis Yunarta dari Satlantas Polres Metro Jakarta Timur mengonfirmasi kabar duka itu. “Iya, dua-duanya akhirnya meninggal di lokasi,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut sejumlah saksi, kejadiannya berlangsung sekitar pukul dua siang. Pajero itu melaju di Jalan Balai Pustaka Baru. Saat lampu lalu lintas menyala hijau, mobil itu terus berjalan lurus. Padahal, seharusnya dia berbelok ke kiri menuju arah Al-Azhar.

Nah, di sinilah situasinya jadi kacau. Mobil yang dikemudikan Puryanto itu seperti kehilangan kendali. Mesin terus meraung, gas diinjak dalam-dalam. Tanpa bisa dicegah, Pajero itu melaju dan menabrak seorang pengendara motor bernama Syarif yang sedang berhenti.

Posisinya persis di depan Pos Polisi Pemuda, arah timur. Imbasnya sangat keras.

"Korban terimpit di bawah mobil. Karena terimpit itu meninggal," jelas Darwis dengan nada berat.

Evakuasi pun segera dilakukan. Namun begitu tim berusaha menolong pengemudi Pajero, kondisi pria itu sudah sangat mengenaskan. Dia terlihat lemas tak berdaya di dalam kabin yang penyok.

“Terus dilakukan evakuasi dengan pecah kaca akhirnya bisa dikeluarkan,” lanjut Darwis, “rupanya kondisinya meninggal dunia.”

Siang itu, Jalan Balai Pustaka Baru menyisakan duka dan tanda tanya besar. Apa yang sebenarnya terjadi sebelum Pajero itu melaju tak terkendali, masih jadi bahan penyelidikan polisi. Yang pasti, dua keluarga kini harus berhadapan dengan kehilangan yang amat menyakitkan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar