Laga pembuka SEA Games 2025 untuk Timnas Wanita Indonesia bakal langsung panas. Kamis malam nanti, mereka akan berhadapan dengan Thailand, sang tuan rumah sekaligus raksasa sepak bola wanita di Asia Tenggara. Pertandingan di Chonburi Stadium ini dijadwalkan mulai pukul 18.30 WIB. Bukan lawan yang mudah, tentu saja.
Thailand, atau Chaba Kaew, punya reputasi yang menakutkan. Mereka sudah lima kali menggondol emas SEA Games. Peringkat dunianya pun jauh di atas Indonesia: posisi 53 berbanding 106. Statistiknya jelas berbicara. Tapi, sepak bola tak selalu berjalan sesuai angka di atas kertas.
Pelatih interim Garuda Pertiwi, Akira Higashiyama, justru tampak bersemangat. Dalam konferensi pers Rabu (3/12), ia mengaku timnya sudah tak sabar untuk turun ke lapangan.
“Kami sangat antusias untuk berpartisipasi pada ajang SEA Games 2025 ini. Terlebih karena besok kami akan berhadapan dengan Thailand,” ujarnya.
Higashiyama menegaskan, kondisi seluruh pemainnya prima. Mereka siap tempur dan bertekad menampilkan yang terbaik.
Persiapan intensif sudah dijalani selama dua bulan terakhir. Bek tengah andalan, Vivi Oktavia, mengungkapkan mereka juga menggelar uji coba dalam agenda FIFA Women’s Matchday melawan Nepal dan Taiwan akhir November lalu.
“Kami sudah menjalani persiapan selama kurang lebih dua bulan. Sejauh ini semuanya berjalan sesuai rencana. Singapura dan Thailand adalah tim yang kuat. Kami berharap bisa memberikan yang terbaik,” kata pemain asal Bangka Belitung itu.
Di sisi lain, Thailand justru tak mau lengah. Pelatih mereka, Nuengrutai Srathongvian, yang baru memimpin sejak September, menolak meremehkan lawan.
“Kami berpikir bahwa Indonesia dan Singapura adalah tim yang bagus, tapi kami akan melakukan yang terbaik,” katanya, seperti dikutip dari media sosial resmi Federasi Sepak Bola Thailand (FAT).
“Dengan Thailand menjadi tuan rumah, kami telah menerima harapan dari para penggemar sepak bola, termasuk para atlet itu sendiri, yang telah mempersiapkan untuk sepanjang waktu. Kami berpikir bahwa di setiap pertandingan, kami tidak bisa meremehkan lawan,” sambungnya.
Bagaimana Kondisi Terkini Kedua Tim?
Melihat lima laga terakhir, performa Indonesia memang belum stabil. Hanya satu kemenangan, satu imbang, dan sisanya kekalahan. Termasuk kekalahan telak dari Taiwan dengan skor 0-5 di akhir November. Namun, ada secercah positif dari kemenangan 2-1 atas Nepal.
Thailand sendiri sedang dalam proses perbaikan. Di bawah pelatih baru, mereka berhasil bangkit dari tiga kekalahan beruntun di Piala AFF dengan meraih dua kemenangan gemilang atas Bangladesh pada akhir Oktober. Momentum mereka terlihat naik.
Catatan Pertemuan yang Tak Menguntungkan
Ini mungkin bagian yang paling suram bagi Garuda Pertiwi. Head-to-head lima pertemuan terakhir sejak 2018 selalu dimenangkan Thailand, dan seringkali dengan selisih gol yang besar. Pertemuan terakhir di Piala AFF Agustus 2025 bahkan berakhir dengan skor 7-0 untuk keunggulan Thailand. Sejarah pertandingan jelas tidak berpihak pada Indonesia.
Nonton di Mana?
Buat yang ingin menyaksikan, pertandingan ini akan disiarkan langsung melalui platform streaming Vision . Tepat pada Kamis, 4 Desember, pukul 18.30 WIB. Siap-siap dukung tim merah putih dari rumah.
Jadi, malam nanti kita lihat saja. Apakah Indonesia bisa menciptakan kejutan, atau Thailand akan membuktikan lagi dominasinya. Semuanya masih mungkin terjadi di lapangan hijau.
Artikel Terkait
Wamenaker: Sertifikasi Kini Jadi Nilai Tambah Pekerja di Tengah Perubahan Dunia Industri
Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Ketegangan di Selat Hormuz Justru Meningkat
Makmur, OJK, dan APRDI Gelar Literasi Investasi bagi 400 Mahasiswa di Makassar
Hammersonic 2026 Tetap Digelar Usai Ravel Entertainment Batalkan Rencana Ubah Jadi Private Festival