Menurut Yusril, proses ini sebenarnya berjalan cepat. Ada permintaan langsung dari Raja Belanda kepada Presiden Prabowo Subianto, yang langsung ditanggapi dengan baik.
“Dalam waktu yang sebenarnya tidak terlalu lama, kami sudah menyelesaikan perundingan,” tuturnya. Ia juga menambahkan bahwa pola kesepakatan ini mirip dengan yang pernah dilakukan Indonesia bersama negara lain seperti Filipina atau Australia.
Nah, untuk teknisnya, rencananya sudah sangat konkret. “Jadi insyaAllah di tanggal 8 Desember tahun 2025 ini keduanya akan diterbangkan ke Belanda dengan menggunakan pesawat KLM jam 19.25 dari Bandara Internasional Soekarno Hatta,” pungkas Yusril.
Jadi, tinggal hitungan hari lagi. Dua narapidana asal Belanda itu akan segera meninggalkan Indonesia, menutup babak panjang kehidupan mereka di balik terali besi.
Artikel Terkait
Bapanas Siapkan 700 Ribu Kiloliter Minyak Goreng untuk Jaga Harga Ramadan
Arirang BTS Cetak Rekor 4 Juta Pre-Order, Meski Baru Rilis 2026
BRI Gerakkan Masyarakat Lawan Stunting Lewat Edukasi dan Bantuan Alat
Pemerintah Siapkan Satgas Pangan dan Intervensi Pasar untuk Antisipasi Ramadan 2026