WASHINGTON Operasi militer Amerika Serikat di perairan Belahan Bumi Barat kembali memanas. Pentagon mengonfirmasi telah melancarkan 21 serangan kinetik yang menargetkan kapal-kapal asal Venezuela. Kapal-kapal itu diduga kuat sedang mengangkut narkoba untuk diselundupkan ke wilayah AS, baik melalui rute Karibia maupun Pasifik.
Akibat serangan-serangan itu, korban jiwa berjatuhan. Juru bicara Departemen Pertahanan AS, Kingsley Wilson, menyebut angka yang cukup mencengangkan: 82 orang tewas.
“Hingga saat ini, telah terjadi total 21 serangan kinetik terhadap kapal-kapal pengangkut narkoba di belahan bumi kita, dengan 82 teroris narkotika tewas,” ujar Wilson, Rabu (3/12/2025).
Di sisi lain, Menteri Pertahanan Pete Hegseth memberikan penjelasan lebih gamblang. Dalam rapat kabinet bersama Presiden Donald Trump di Gedung Putih, Selasa, Hegseth mengaku militer AS sempat jeda sebelum akhirnya kembali menggencarkan operasi.
Artikel Terkait
Anggota DPR Sebut Penyiraman Aktivis KontraS sebagai Serangan Terhadap Demokrasi
Harga Telur Ayam di Jabar Turun Usai Kesepakatan Produsen dan Distributor
Maarten Paes Cetak Clean Sheet, Bawa Ajax Hajar Sparta 4-0
AS Ancam Hancurkan Pulau Kharg, Iran Balas Ancaman Serang Infrastruktur Minyak Global