“Menurut keterangan pengemudi, kendaraan mengalami gangguan fungsi rem,” papar Joko Prihantono.
Ia menambahkan, karena rem bermasalah, pengemudi truk itu pun kehilangan kendali. Truk kemudian menghantam kendaraan di depannya, dan terjadilah tabrakan beruntun yang menghancurkan itu.
Daftar kendaraan yang rusak parah cukup panjang: Toyota Calya B 1387 HZI, Avanza D 1074 AFP, Honda H-RV, dua unit Toyota Innova (B 1819 RYB dan D 1144 AJZ), sebuah Toyota Hiace B 7295 SAA, Honda Jazz D 1279 AKU, ditambah truk Mitsubishi Fuso Z 9256 HA dan sebuah truk boks bernopol D 8753 XZ. Pemandangan di lokasi benar-benar porak-poranda.
Insiden ini kembali menyoroti betapa krusialnya pemeriksaan kelayakan kendaraan, terutama untuk kendaraan berat yang melintasi tol padat seperti Cipularang. Satu nyawa telah melayang, dan beberapa keluarga pasti berduka.
Artikel Terkait
Seribu Magister Diterjunkan ke Kawasan Transmigrasi, Targetkan Kemajuan Berbasis Riset
Hamka Hamzah Berpesan untuk PSSI: Jangan Ulangi Kisah Pilu Shin Tae-yong untuk Herdman
Washington Paksa Netanyahu Mundur, Ambil Alih Kendali Gaza Sendiri
Arus Balik Libur Padati Gerbang Tol Jakarta, 157 Ribu Kendaraan Kembali dalam Sehari