Pulau Tidung Siap Dihujani Cahaya Spektakuler di Festival Bright Island 2025

- Rabu, 26 November 2025 | 20:15 WIB
Pulau Tidung Siap Dihujani Cahaya Spektakuler di Festival Bright Island 2025
Festival Pulau Bersinar 2025

Jakarta punya gebrakan baru di sektor pariwisata. Pemerintah Provinsi DKI lewat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatifnya bakal menggelar Festival Pulau Bersinar, atau yang dikenal juga sebagai Bright Island Fest 2025. Bayangkan, festival cahaya skala besar ini akan menyala di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, dari tanggal 25 sampai 30 November 2025 mendatang.

Andhika Permata, sang Kepala Dinas, menekankan bahwa acara ini bukan sekadar pesta lampu biasa. Menurutnya, ini adalah momentum baru bagi Kepulauan Seribu untuk menawarkan pengalaman wisata malam yang benar-benar unik dan berkelas. Yang menarik, festival ini melibatkan banyak pihak dan diharapkan bisa membuka keran ekonomi bagi warga setempat.

"Festival Pulau Bersinar menjadi bukti bahwa Kepulauan Seribu punya potensi besar untuk jadi destinasi wisata malam yang modern dan berkelas. Kolaborasi antara komunitas, pelaku industri, dan masyarakat lokal ini nggak cuma menghadirkan hiburan, tapi juga bikin peluang ekonomi baru buat warga,"

Demikian disampaikan Andhika dalam sebuah keterangan tertulis pada Rabu (26/11/2025). Harapannya, festival ini bisa jadi agenda tahunan yang memperkuat citra Jakarta sebagai kota global. Di sisi lain, ia juga berharap nama Kepulauan Seribu makin melejit, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Lalu, seperti apa sih konsep festivalnya? Mereka mengusung apa yang disebut immersive light experience. Intinya, pengunjung akan dibawa masuk ke dalam sebuah dunia yang memadukan instalasi cahaya, alunan musik, seni visual, dan tak ketinggalan, aktivasi dari komunitas kreatif Jakarta dan Kepulauan Seribu sendiri.

Bayangkan belasan instalasi cahaya spektakuler yang tersebar di 11 titik strategis Pulau Tidung. Mulai dari spot romantis seperti Dermaga Cinta dan Jembatan Cinta, hingga ruang publik seperti Lapangan Voli, Amphiteater, RTPRA, Area SMKN 61, Alun-Alun Tidung, dan Dermaga Pelni. Semuanya akan disulap jadi galeri cahaya raksasa.

Pengunjung bakal dimanjakan dengan berbagai atraksi visual yang memukau. Mulai dari projection mapping yang diproyeksikan langsung ke pepohonan, permainan laser light, suasana jembatan yang diterangi cahaya, hingga gelombang cahaya yang dinamis. Ada juga rona rana, pohon-pohon berwarna-warni, dancing line, bayangan cahaya, dekorasi jalan, panggung hiburan, dan gerbang masuk bertema khusus. Semua dirancang untuk menjadi magnet bagi para wisatawan dan pencinta seni visual.

Puncak acaranya sendiri berlangsung selama tiga hari, dari 28 hingga 30 November 2025. Pada hari-hari puncak ini, pesta cahaya akan diiringi oleh live performance dari sederetan musisi dan performer ternama. Di antaranya adalah Wina Gacima, Vanny Rizqy, Diskopantera, Namoy Budaya, Dara Fu, Gangstarasta, Irama Pantai Selatan, Gudtings, Pemuda Sinar Mas, dan Monkey Boots. Kehadiran mereka dijamin bakal memperkaya nuansa hiburan malam di Pulau Tidung dan menciptakan tontonan yang semarak untuk semua pengunjung.

Namun begitu, misi festival ini sebenarnya lebih dalam dari sekadar tontonan. Ada misi strategis di balik gemerlap lampunya, yaitu untuk menggerakkan pengembangan Kepulauan Seribu. Perekonomian lokal digerakkan secara langsung lewat keterlibatan UMKM, pengelola homestay, dan pelaku usaha wisata lainnya yang sudah merasakan geliat peningkatan kunjungan.

Festival ini juga dengan sengaja ingin memperkuat citra Kepulauan Seribu. Dari yang selama ini mungkin hanya dikenal dengan pantai dan lautnya, kini juga ingin ditampilkan sebagai destinasi wisata modern dan kreatif. Mereka menawarkan pengalaman visual dan malam hari yang benar-benar berbeda dari suasana biasanya.

Keterlibatan komunitas seni, kreator visual, dan para pelaku industri pariwisata punya peran kunci. Kolaborasi ini diharapkan bisa jadi ruang subur untuk mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru di industri kreatif.

Dengan konsep yang dirancang berkelanjutan, Festival Pulau Bersinar punya potensi besar untuk menjadi event signature tahunan Jakarta. Hal ini perlahan-lahan membuat Kepulauan Seribu siap tampil sebagai ikon pariwisata bahari modern. Bukan cuma mengandalkan keindahan alamnya yang mempesona, tapi juga diperkaya dengan kekuatan kreativitas, sentuhan teknologi, dan semangat kolaborasi komunitas yang kuat.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar