Solanke Cetak Gol Kalajengking, Spurs Paksa Manchester City Berbagi Poin

- Senin, 02 Februari 2026 | 01:36 WIB
Solanke Cetak Gol Kalajengking, Spurs Paksa Manchester City Berbagi Poin

Laga panas pekan ke-24 Liga Inggris di Tottenham Hotspur Stadium berakhir tanpa pemenang. Spurs dan Manchester City harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2, Minggu malam lalu. Tapi, satu momen bakal terus dikenang: gol spektakuler Dominic Solanke lewat tendangan kalajengking yang memukau.

Hasil ini tentu beda dampaknya buat kedua tim. Spurs, dengan 29 poin, masih tercecer di posisi 14 klasemen. Sementara City, yang mengumpulkan 47 poin, bertahan di kursi runner-up.

Pelatih Spurs menurunkan formasi terbaiknya. Di bawah mistar gawang ada Vicario, dengan lini belakang diisi Archie Gray, Dragusin, Romero, dan Udogie. Bissouma dan Palhinha menguasai lini tengah, sementara serangan dipercayakan pada trio Kolo Muani, Gallagher, Xavi Simons, dengan Solanke sebagai ujung tombak.

City tak kalah kuat. Donnarumma menjaga gawang, dilindungi empat bek: Nunes, Khusanov, Guehi, dan Ait-Nouri. Rodri, Bernardo Silva, serta Nico O'Reilly mengendalikan permainan, mendukung trio penyerang Semenyo, Cherki, dan mesin gol Erling Haaland.

Baru 11 menit berjalan, City sudah membuka keunggulan. Haaland dengan cerdik memberi umpan matang buat Cherki. Pemain muda Prancis itu lalu melesak ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan rendah yang tak bisa dihalau Vicario. 1-0 untuk tamu.

Menjelang turun minum, tepatnya menit 44, City menggandakan keunggulan. Lagi-lagi dari pressing tinggi yang memaksa Spurs kehilangan bola. Silva langsung menyodorkan umpan datar ke Semenyo yang sudah siap di dalam kotak. Tendangannya keras dan akurat. 2-0. Dua gol City punya pola serupa: diawali pressing mematikan, transisi cepat, dan eksekusi final yang dingin.

Sempat terlihat terpuruk, Spurs bangkit di penghujung babak pertama. Simons nyaris membalas lewat tendangan bebas mendatar di masa injury time, sayangnya masih bisa ditangkap Donnarumma. Secara statistik, City memang lebih dominan di babak pertama dengan 6 tembakan dan penguasaan bola yang lebih besar.

Namun begitu, babak kedua menunjukkan wajah lain. Spurs keluar dengan energi yang berbeda. Tekanan mereka akhirnya membuahkan hasil di menit 53. Solanke mengejar umpan ke jantung pertahanan City, mengalahkan Khusanov dalam duel fisik, lalu melepaskan tembakan. Bola sempat menyentuh Guehi sebelum masuk. Papan skor berubah 2-1, meski gol itu dicatat sebagai bunuh diri bek City.

Gol itu seperti suntikan adrenalin. Semangat tuan rumah langsung berkobar. Mereka terus mendesak, mencari gol penyama. Dan Solanke lagi-lagi menjadi aktor utamanya. Di menit ke-70, umpan silang Gallagher dari sisi kanan mengarah ke depannya. Dengan improvisasi luar biasa, Solanke membalikkan badan dan menyambut bola dengan "scorpion kick". Donnarumma sempat menyentuh, tapi bola tetap melesak ke jala. 2-2! Stadion meledak.

Momentum sepenuhnya di tangan Spurs. Mereka nyaris berbalik unggul. Odobert melepas tembakan tajam di menit 74, tapi Donnarumma masih bisa mengamankan. Simons juga mencoba nasib semenit kemudian, dengan hasil yang sama.

City, yang terhenyak, berusaha bangkit. Haaland mendapat peluang emas di menit 82, namun tembakannya berhasil diblok oleh bek Spurs. Itulah peluang terbaik mereka di sisa pertandingan.

Wasit meniup peluit panjang. Pertarungan sengit itu berakhir dengan skor imbang 2-2. Satu poin untuk masing-masing, dengan satu kenangan gol fantastis yang akan dibicarakan lama.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler