Agendanya ternyata cukup padat. Selain ke Batalyon 828, Sjafrie juga menyempatkan diri meninjau pembangunan Resimen Induk Kodam (Rindam) XXII/Tambun Bungai dan Dodiklatpur Rindam di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Dalam kunjungan ini, ia didampingi langsung oleh Panglima Kodam (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin. Tujuannya jelas: memastikan kesiapan lahan dan dukungan infrastruktur untuk pusat pendidikan dan pelatihan militer yang dinilai sangat vital ini. Keberadaan Rindam dan Dodiklatpur Rindam dianggap penting banget untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan mendukung program strategis pertahanan di seluruh Pulau Kalimantan.
Mayjen TNI Zainul Arifin menyampaikan, pembangunan Rindam dan Dodiklatpur yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut Km 24 dan Km 27 ini akan membawa banyak manfaat bagi daerah.
“Selain memperkuat pertahanan, fasilitas ini diharapkan bisa mendorong kemandirian ekonomi lokal, pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil, serta membuka peluang lebih besar bagi putra-putri daerah untuk bergabung menjadi anggota TNI,” ujarnya.
Rencana pembangunan ini sejatinya adalah bagian dari upaya pemerintah memperkuat kedaulatan dan stabilitas di Kalimantan Tengah. Dengan begitu, Kodam XXII/Tambun Bungai diharapkan bisa menjadi pilar keamanan yang solid di Pulau Borneo.
Artikel Terkait
BSI dan Antam Perluas Kerja Sama, Bangun Ekosistem Emas Terintegrasi
Imigrasi Perketat Pengawasan Perusahaan Tambang dan PMA Soal TKA Ilegal
Anwar Usman Bantah Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 Khususkan Jalan Gibran
Putin Sambut Prabowo di Kremlin, Tekankan Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia