Hujan deras mengguyur Stadion Manahan, Minggu malam, seolah menyamarkan kekecewaan di wajah Imran Nahumarury. Pelatih Semen Padang itu terpaksa menelan pil pahit kekalahan 1-2 dari tuan rumah Persis Solo. Padahal, menurutnya, permainan anak asuhnya sebenarnya tak buruk-buruk amat.
“Secara permainan, sudah sesuai rencana yang kami siapkan,” ujar Imran, seperti dikutip dari laman resmi liga.
Dia melanjutkan, penguasaan bola dan peluang yang tercipta cukup banyak. Tapi ya itu, sepak bola bukan cuma soal menguasai lapangan. “Efektivitas jadi kendala utama kami malam ini,” imbuhnya dengan nada kecewa.
Ini kekalahan kedua beruntun untuk Kabau Sirah. Sebelumnya, mereka juga tumbang dari Persib Bandung. Hasil negatif ini tentu saja bikin suasana makin muram, mengingat timnya sedang berjuang mati-matian menghindari jurang degradasi.
Yang bikin Imran sedikit kesal, justru lawannya lebih jeli. Persis Solo, meski tak menciptakan banyak peluang, mampu memaksimalkan sedikit yang ada menjadi gol. “Itu yang jadi pembeda,” akunya. Hal ini jelas menjadi catatan penting untuk evaluasi ke depan. Bukan cuma soal taktik, tapi juga konsentrasi dan ketajaman di depan gawang.
Faktor cuaca pun disebut memainkan peran. Awalnya permainan berjalan cair. Tapi begitu hujan turun deras, semuanya jadi lain. “Mulai terkendala,” kata Imran. Meski begitu, dia enggan berkelit. “Itu bukan alasan. Dalam kondisi apapun, fokus harus tetap terjaga.”
Akibat kekalahan ini, posisi Semen Padang di klasemen tak bergerak. Mereka masih terperangkap di peringkat 17 dengan 20 poin. Jaraknya cuma tiga poin dari Madura United di atasnya, dan empat poin dari Persis Solo yang kini sudah merangkak naik ke zona aman.
Laga selanjutnya bakal jadi pertarungan yang tak kalah sengit. Semen Padang akan berjumpa Persijap Jepara, Senin depan. Dua tim yang sama-sama tercekik di dasar klasemen. Pertemuan yang bakal penuh tensi, di mana hasilnya bisa menentukan nasib mereka di kasta tertinggi.
Artikel Terkait
Maruarar Sirait Resmi Pimpin PIKI, Targetkan Peran Intelektual Kristen dalam Pembangunan Bangsa
Bali Serap Hampir Setengah dari 15,39 Juta Kunjungan Wisman, Menpar Dorong Investasi Merata ke Daerah Lain
Empat Anggota Satu Keluarga Tewas di Tenda Saat Berkemah di Temanggung, Diduga Keracunan Gas Karbon Monoksida
Raul Fernandez Menangi Sprint Race MotoGP Italia di Mugello, Kalahkan Martin dan Di Giannantonio