Ledakan dahsyat yang meruntuhkan sebuah rumah mewah di Komplek Grand Polonia, Medan, pada Senin sore dipicu oleh kebocoran pipa gas bawah tanah. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu mengakibatkan bangunan tiga lantai tersebut hancur dan roboh ke badan jalan.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak yang langsung turun ke lokasi mengatakan, penyebab ledakan masih diselidiki. Namun, berdasarkan investigasi awal, petugas menemukan indikasi kebocoran dari jaringan pipa gas bawah tanah. "Kejadiannya sekitar pukul 15.30 WIB. Dari hasil investigasi awal yang masih berlangsung, ditemukan adanya kebocoran dari pipa gas tanam atau pipa gas bawah tanah," ujarnya di lokasi.
Akibat ledakan, rangka bangunan terlihat miring ke bawah dan balkon besar roboh, menghantam tiga unit mobil yang terparkir di depan rumah. Tembok dan kaca rumah berserakan hingga mengenai deretan rumah lainnya. Warga kompleks berhamburan keluar setelah mendengar suara ledakan keras.
Seorang wanita terlihat menangis histeris memanggil ibunya yang diduga masih berada di dalam reruntuhan. Petugas kepolisian melarangnya masuk karena bangunan dikhawatirkan roboh sewaktu-waktu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, empat orang terjebak di dalam reruntuhan, sementara enam orang lainnya mengalami luka-luka parah akibat terkena serpihan ledakan. Petugas pemadam kebakaran dan kepolisian masih bekerja di lokasi untuk mengevakuasi korban dan memastikan tidak ada lagi sumber kebocoran.
Artikel Terkait
Tim SAR Kerahkan 400 Personel Evakuasi Dua Korban Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan
Korban Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan Tewas di Bawah Reruntuhan
Ledakan Gas di Perumahan Grand Polonia Medan, Satu Tewas dan Dua Tertimbun
Ledakan di Kompleks Grand Polonia Medan, Empat Orang Diduga Terjebak Reruntuhan