"Mungkin kalau dilihat di halte, di ruang hotel, di lift itu semuanya sudah kita pasang, bagaimana kalau ada masalah tinggal pasang barcode, laporkan di situ, maka Propam akan langsung tangani hal-hal itu yang tentunya kita lakukan perbaikan," jelasnya.
Dengan kata lain, titik-titik strategis kini dipasangi barcode khusus. Cukup scan, laporan pun langsung masuk ke Propam untuk ditindaklanjuti.
"Tentunya itu menjadi bagian yang terus-menerus harus kita lakukan perbaikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang berkembang," tambah Sigit.
Upaya perbaikan ini, di sisi lain, menunjukkan komitmen pimpinan untuk membersihkan barisan dari oknum-oknum yang mencoreng nama baik institusi. Harapannya, dengan kemudahan pelaporan ini, tingkat kedisiplinan akan terdongkrak dan kepercayaan publik pun pulih.
Artikel Terkait
PNBP ESDM Tembus Rp138 Triliun, Lampaui Target Meski Migas Terseok
Listrik Menyala di 1.500 Desa, Bahlil: Ini Wujud Keadilan Sosial
Yahya Cholil Staquf Tegaskan Tak Campuri Kasus Hukum Adiknya
Debut Danantara di Davos, Kunci Pemerintah Pacu Investasi Rp2.100 Triliun