Babak final MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Jakarta Seri 1 2025/26 akhirnya usai. Bertempat di King Kong Soccer Arena dan Lapangan Atang Sutresna KOPASSUS, Cijantung, acara yang digelar dari 18 hingga 23 November ini sukses menobatkan dua pemenang baru. Inisiatif dari MilkLife dan Djarum Foundation ini benar-benar memeriahkan jagat sepak bola wanita muda.
Di kategori U-10, SDN Cipinang Muara 19 Pagi berhasil keluar sebagai juara. Mereka harus berjuang keras melawan SDN Cipayung 02 lewat drama adu penalti yang menegangkan. Skor akhir 0 (3) - (2) 0 berbicara sendiri tentang ketatnya pertandingan. Keyla Febriansyah, Najwa Arvina Syarif, dan Arletha Marsya Ramadhania menjadi pahlawan kemenangan lewat eksekusi penalti yang menentukan.
"Bersyukur banget, tadi di final kami bisa tampil bagus meski lawannya sulit banget ditaklukkan. Senang akhirnya juara, semoga bisa dipertahankan di seri berikutnya,"
ucap Keyla, yang juga menyabet gelar Best Player U-10.
Sementara itu, di kelas U-12, SDN Kunciran 4 berhasil meraih mahkota juara. Mereka menundukkan Sekolah Anak Indonesia dengan skor yang juga lewat titik putih, 3 (3) - (2) 3. Menariknya, tim ini sebelumnya pernah ikut dalam seri MLSC Tangerang, dan kini berhasil naik podium.
"Rasanya senang sekali akhirnya bisa juara. Sudah sering sampai final, tapi baru kali ini berhasil jadi yang terbaik. Kemenangan ini sangat spesial,"
kata Zilda Afna Syaqila, Top Scorer U-12.
"Aku persembahkan buat orang tua dan sekolah. Ke depan, pengen terus berkembang dan semoga bisa tampil di MilkLife Soccer Challenge All-Star 2025/26,"
tambahnya penuh harap.
Dengan berakhirnya seri Jakarta, maka rangkaian MilkLife Soccer Challenge Seri 1 2025/26 resmi ditutup. Jakarta menjadi kota kesepuluh sekaligus penutup dari seluruh rangkaian. Yang menarik, jumlah pesertanya justru paling banyak dibanding sembilan kota lainnya, mencapai 2.708 pemain.
Teddy Tjahjono, Program Director MLSC, mengungkapkan total partisipan sepanjang seri ini mencapai 17.365 orang. Menurutnya, angka ini menunjukkan respons yang sangat positif dari pesepak bola wanita muda yang kian mencintai olahraga ini.
"Antusiasmenya luar biasa, terutama di Jakarta. Dulu di tahun 2024 cuma 368 peserta, sekarang sudah lebih dari 2.700. Ini bukti bahwa konsistensi kami menyelenggarakan turnamen sudah meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas MLSC,"
jelas Teddy.
Di sisi lain, Timo Scheunemann, Head Coach MLSC, mengamati fenomena menarik. Semakin banyak peserta, tim "talent scouting" justru menghadapi tantangan ganda. Banyak sekolah dan tim debutan dari sepuluh kota yang langsung bisa bersaing dan menelurkan bakat-bakat potensial. Popularitas MLSC yang terus naik diduga menjadi pemicunya.
"Sekolah-sekolah yang dulu ikut sekarang makin meningkatkan kualitasnya. Tapi yang mengejutkan, banyak juga pendatang baru yang langsung bisa bersaing ketat,"
kata Timo.
"Di satu sisi, ini menguntungkan karena banyak bakat baru bermunculan. Tapi di sisi lain, kami harus lebih jeli lagi dalam memilih talenta terbaik,"
sambungnya.
Berikut adalah daftar lengkap pemenang MLSC Jakarta Seri 1 2025/26:
Kategori U-10
Juara: SDN Cipinang Muara 19 Pagi
Runner-up: SDN Cipayung 02
Semifinalis: SDN Pinang 3 dan SDN Cakung Barat 05
Top Scorer: Gildas Syauqillah (SDN Cipayung 02) - 25 gol
Best Player: Keyla Febriansyah (SDN Cipinang Muara 19 Pagi)
Best Goalkeeper: Kheila Salsabila Putri (SDN Cipinang Muara 19 Pagi)
Fairplay Team: SDN Cijantung 03
Kategori U-12
Juara: SDN Kunciran 4
Runner-up: Sekolah Anak Indonesia
Semifinalis: SDN Sunter Agung 5 dan SDN Mampang 2
Top Scorer: Zilda Afna Syaqila (SDN Kunciran 4) - 30 gol
Best Player: Andien Haifa Syakira (SDN Cinta Kasih Tzu Chi)
Best Goalkeeper: Efrati Janeeta Judit Bagau (Sekolah Anak Indonesia)
Fairplay Team: SDN Mangga Besar 11
Artikel Terkait
Lima Tewas dalam Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru-Dumai, Sopir Diduga Alami Microsleep
Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp18.096 per Dolar AS, Daya Beli di Dalam Negeri Tak Sebanding dengan Beban Utang Luar Negeri
Menteri HAM Usul Warga Sipil Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
Ekonom: Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Kokoh, Masyarakat Tak Perlu Khawatir Berlebihan