Lingkup pekerjaannya cukup luas. Waskita tak cuma membangun sekolah biasa. Mereka akan menggarap pembangunan unit sekolah dari jenjang SD sampai SMA. Tak hanya itu, fasilitas pendukung seperti asrama untuk siswa dan guru, sarana olahraga, kantin, gedung serbaguna, plus tempat ibadah juga akan dibangun. Lengkap sekali.
"Kami berharap seluruh anak Indonesia bisa mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai. Mereka merupakan generasi penerus yang menjadi tonggak dan harapan bangsa," tambah Ari.
Proses penandatanganan kontrak Paket Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II ini berlangsung di Jakarta. Yang menarik, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo hadir langsung untuk menyaksikan momen penting ini.
Sebelumnya, Dody Hanggodo sudah menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat ini bukan proyek fisik biasa. Ini adalah langkah strategis pemerintah yang punya tujuan jangka panjang: mempercepat penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Sebuah investasi untuk masa depan.
Artikel Terkait
Masjid Negara IKN Ditargetkan Siap Sambut Ramadan 1447 H
Prasetyo Hadi Tegaskan Anggaran Rp60 Triliun untuk Pascabencana Bukan Anggaran Mati
Bencana November 2025: 25 Desa di Aceh dan Sumut Terhapus dari Peta
Satgas Beri Peringatan Terakhir ke 20 Perusahaan Sawit dan Tambang Penunggak Denda