- KA Manahan (61B) dari Solo Balapan menuju Gambir.
- KA Bogowonto (103B) dari Lempuyangan tujuan Pasar Senen.
- KA Gajahwong (105B) juga dari Lempuyangan ke Pasar Senen.
- KA Gunung Jati (119B) dari Semarang Tawang menuju Gambir.
- KA Cakrabuana (121B) dari Purwokerto ke Gambir.
- KA Parahyangan (137B) dari Bandung langsung ke Gambir.
Perubahan ternyata tak cuma berlaku untuk kereta yang datang. Di sisi lain, beberapa kereta keberangkatan dengan nomor genap juga mengalami penyesuaian halte. Ambil contoh KA Fajar Utama Yogyakarta (110B) yang berangkat dari Pasar Senen. Dulu kereta ini berhenti di Bekasi, Karawang, dan Cikampek. Kini, mulai 1 Desember, pemberhentian di Cikampek dihapus. Jadi hanya Bekasi dan Karawang saja.
Lantas, bagaimana dengan waktu tempuhnya? KAI bilang dampaknya tidak signifikan. Rata-rata perubahan jadwal cuma di bawah 10 menit. Cuma memang, mereka mengimbau calon penumpang untuk selalu cek jadwal terbaru lewat kanal resmi sebelum berangkat. Jangan sampai salah, kan?
Buat yang rencananya turun atau naik di Jatinegara, sekarang harus cari alternatif. Stasiun Gambir, Pasar Senen, atau Bekasi bisa jadi pilihan, sesuaikan saja dengan rute kereta yang masih melayani. Sedikit repot di awal, tapi semoga saja perjalanan jadi lebih lancar.
Artikel Terkait
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp41 Triliun, NPL Tetap di Bawah 1%
Atlet SEA Games Dapat Bonus Miliaran, BRI Bimbing Mereka Kelola Keuangan
Puluhan Alat Berat Dikerahkan, Jalan Terputus di Aceh dan Sumut Mulai Dibuka
Harga Emas Antam Melonjak Rp7.000, Sentuh Rp2,5 Juta per Gram