Di sisi lain, dukungan dari dalam negeri juga nggak main-main. Data Oktober 2025 menunjukkan transaksi pembayaran digital dalam negeri benar-benar melejit. Volumenya mencapai 4,45 miliar transaksi naik 31,20 persen dari tahun sebelumnya.
Yang paling mencolok adalah pertumbuhan transaksi QRIS. Angkanya melonjak 139,45 persen! Hal ini didorong oleh makin banyaknya pengguna dan merchant yang memanfaatkan sistem ini.
BI-FAST juga tak kalah gesit. Volume transaksi ritel yang diproses melalui sistem ini mencapai 446,77 juta transaksi, dengan nilai fantastis sebesar Rp1.115,09 triliun. Tumbuhnya di atas 31 persen. Keren, kan?
Jadi, bersiaplah menjelajah kuliner Asia Timur tanpa perlu pusing menukar uang. Dunia makin kecil, dompet makin digital.
Artikel Terkait
Ekspor Kendaraan Listrik China Tembus Rekor 349.000 Unit di Tengah Gejolak Harga Minyak
Gibran Soroti Kerugian Rp 9.000 Triliun Akibat Manipulasi Faktur Ekspor-Impor
Prabowo Mundur dari Ketum IPSI Usai 34 Tahun, Fokus ke Tugas Presiden
KPK Tangkap Bupati Tulungagung dalam OTT Kasus Pemerasan