Kondisi ini, menurut Purbaya, berdampak langsung pada lesunya perekonomian nasional. Ia pun menawarkan solusi praktis, "Ke depan, praktislah dalam berjurnalisme. Berikan kritik yang baik, tapi sekaligus berikan pencerahan dan solusi jika memungkinkan."
Jurnalis sebagai Penentu Arah Pembangunan
Purbaya menekankan peran strategis jurnalis dalam mengendalikan arah pembangunan bangsa. "Jurnalis memiliki peran penting dalam menentukan arah kita ke depan. Tanpa kritik dari media, kita semua berisiko mengambil jalan yang salah," tegasnya.
Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah dan media massa dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Usulan Insentif Pajak untuk Perusahaan Media
Di sisi lain, Ketua Forum Pemred Indonesia Retno Pinasti menyampaikan inisiatif penting mengenai dukungan pemerintah terhadap industri media. Forum tersebut mendorong pemberian insentif pajak bagi perusahaan media yang berkualitas.
"Salah satu inisiatif yang kami dorong adalah konsep 'no tax for knowledge'. Maksudnya, untuk lembaga jurnalistik yang terverifikasi baik, yang memberikan edukasi dan informasi yang benar, seharusnya mendapatkan keringanan pajak," jelas Retno.
Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga sustainability industri media sekaligus memastikan masyarakat Indonesia terus mendapatkan informasi dan edukasi yang berkualitas untuk generasi mendatang.
Artikel Terkait
Bobotoh Kepincut Kapten Persija, Rizky Ridho Jadi Rebutan Jelang Duel Klasik
OKI Kecam Israel: Pengakuan Somaliland Dinilai Langgar Kedaulatan Somalia
Kekejaman di Clay County: Seorang Pria Tewaskan Enam Orang, Termasuk Anak 7 Tahun
Diskon Pajak Bodong di Jakarta Utara, Skema Korupsi Ternyata Berulang