Kondisi ini, menurut Purbaya, berdampak langsung pada lesunya perekonomian nasional. Ia pun menawarkan solusi praktis, "Ke depan, praktislah dalam berjurnalisme. Berikan kritik yang baik, tapi sekaligus berikan pencerahan dan solusi jika memungkinkan."
Jurnalis sebagai Penentu Arah Pembangunan
Purbaya menekankan peran strategis jurnalis dalam mengendalikan arah pembangunan bangsa. "Jurnalis memiliki peran penting dalam menentukan arah kita ke depan. Tanpa kritik dari media, kita semua berisiko mengambil jalan yang salah," tegasnya.
Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah dan media massa dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Usulan Insentif Pajak untuk Perusahaan Media
Di sisi lain, Ketua Forum Pemred Indonesia Retno Pinasti menyampaikan inisiatif penting mengenai dukungan pemerintah terhadap industri media. Forum tersebut mendorong pemberian insentif pajak bagi perusahaan media yang berkualitas.
"Salah satu inisiatif yang kami dorong adalah konsep 'no tax for knowledge'. Maksudnya, untuk lembaga jurnalistik yang terverifikasi baik, yang memberikan edukasi dan informasi yang benar, seharusnya mendapatkan keringanan pajak," jelas Retno.
Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga sustainability industri media sekaligus memastikan masyarakat Indonesia terus mendapatkan informasi dan edukasi yang berkualitas untuk generasi mendatang.
Artikel Terkait
Mensos Salurkan Bantuan Tahap Kedua Rp76,68 Miliar untuk Korban Bencana Aceh Tamiang
KPK Tangkap Bupati Tulungagung, Sita Uang Ratusan Juta Rupiah
KAI Catat 128 Juta Penumpang pada Triwulan I 2026, Naik 10%
Legenda Persija dan Timnas Indonesia, Sutan Harhara, Tutup Usia