- India (25%)
- Indonesia (10%)
- Filipina (6,8%)
- China (6,5%)
- Pakistan (6,3%)
- Nigeria (4,8%)
- Republik Demokratik Kongo (3,9%)
- Bangladesh (3,6%)
Faktor Risiko Utama yang Memperparah Epidemi TBC
WHO juga mengidentifikasi lima faktor risiko utama yang menjadi pendorong utama merebaknya TBC. Kelima faktor tersebut adalah:
- Kondisi kekurangan gizi
- Infeksi HIV
- Penyakit diabetes
- Kebiasaan merokok
- Konsumsi alkohol
Angka Kematian dan Tren Penurunan TBC
Meskipun angka kematian akibat TBC mengalami penurunan sekitar tiga persen dibandingkan tahun 2023, penyakit ini masih menjadi pembunuh infeksius nomor satu di dunia, dengan korban jiwa mencapai sekitar 1,23 juta orang. Di sisi lain, jumlah kasus TBC secara global juga menunjukkan tren penurunan hampir dua persen.
Informasi ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya TBC dan mendorong upaya pencegahan serta deteksi dini untuk memutus mata rantai penularannya.
Artikel Terkait
BGN Jelaskan Alasan Anggarkan Rp113 Miliar untuk Jasa Event Organizer
Inflasi AS Melonjak ke Level Tertinggi Setahun Akibat Konflik Iran dan Harga BBM
Wamenkominfo: Infrastruktur Telekomunikasi Kunci Utama AI untuk Dongkrak Pertanian
Stasiun JIS Ditargetkan Beroperasi Juni 2026, Diharapkan Reduksi Kemacetan