Momen Prabowo Tanya "PSI atau Gerindra Kau?" ke Budi Arie Kini Terjawab
Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, secara resmi menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan Partai Gerindra pimpinan Prabowo Subianto. Pernyataan blak-blakan ini disampaikannya dalam Kongres III Projo di Jakarta, akhir pekan lalu.
Kilas Balik: Prabowo Becandai Budi Arie di Kongres PSI
Pernyataan Budi Arie ini seolah menjawab canda Prabowo yang terjadi beberapa bulan sebelumnya. Pada Juli lalu, dalam Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Prabowo yang sedang menyampaikan sambutan sempat melempar pertanyaan kepada Budi Arie, yang kala itu masih menjabat sebagai Menteri Koperasi.
"Saudara Budi Arie Setiadi, ini masuk PSI kau? Bukan?" ucap Prabowo di hadapan para kader PSI, disambut sorak-sorai. Budi Arie pun langsung membalas dengan mengangkat tangan tanda tidak. Prabowo kemudian melanjutkan dengan nada canda, "PSI atau Gerindra kau?"
Budi Arie Tegaskan Pilihan dan Dukungan untuk Prabowo
Kini, Budi Arie menegaskan pilihannya. "Jadi mohon izin saat saya berpartai, teman-teman Projo bisa memahami," ujarnya. Ia juga menambahkan, "Enggak usah ditanya lagi partainya apa, karena apa? Saya mungkin satu-satunya orang yang diminta Presiden langsung di sebuah forum."
Lebih lanjut, Budi Arie mengungkapkan komitmennya untuk mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo. Menurutnya, pikiran dan hati Prabowo yang jelas berpihak kepada kepentingan rakyat sangat selaras dengan semangat dan karakter Projo sebagai organisasi relawan.
Bantah Isu Projo Pisah dari Jokowi
Budi Arie juga menepis isu yang beredar mengenai perpecahan antara Projo dan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Ia menegaskan bahwa Projo memiliki sejarah panjang mendukung kepemimpinan Jokowi dari 2014 hingga 2024.
"Karena saya dapat berita dari berbagai media, kok ada yang bilang Projo pisah dari Bapak Jokowi. Ini luar biasa sekali framing adu dombanya," tegas Budi Arie.
Artikel Terkait
Dudung Bantah Terlibat Susun Pidato Prabowo yang Dikritik Habib Rizieq
Presiden Prabowo Terima Laporan Strategis dari Wakil Ketua DPR Usai Kunjungan ke Rusia dan Prancis
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo