MURIANETWORK.COM -Kekuatan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kemungkinan menjadi salah satu bahasan mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat berjumpa Presiden Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai Jokowi melakukan negosiasi dengan Presiden Prabowo untuk tetap mempertahankan PSI dalam koalisi pemerintahan, sebagai mitra strategis.
Efriza menduga, PSI yang baru saja menyelesaikan kongres di tahun 2025 ini, menjadi bahan negosiasi karena telah berhasil menarik kader partai lain bergabung, dan menjadi satu kekuatan politik yanh patut dipertimbangkan Prabowo.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir