Menurutnya, sikap tegar dan keberanian dari Megawati sungguh luar biasa. Sikap tersebut dianggap sebelah mata oleh Presiden Soeharto ketika itu.
Dia mengatakan, jati diri PDIP adalah perjuangannya. Penyerbuan kantor PDI saat itu bukan hanya serangan terhadap fisik, tetapi juga serangan terhadap peradaban demokrasi, sistem hukum, kemanusiaan dan lambang kedaulatan umum partai.
Sumber: inews
Artikel Terkait
Dokter Tifa Ungkap Enam Versi Ijazah Jokowi, Soroti Emboss Misterius dari Polda
PKS di Persimpangan: Ikut Arus Kekuasaan atau Teguh pada Prinsip?
Ahok Bongkar Motif di Balik Wacana Pilkada Lewat DPRD: Ini Pasar Gelap Politik!
Di Tengah Sorak Petani Karawang, Prabowo Sindir Elit yang Kerjanya Cuma Ngejek