Rumah Prabowo Subianto di Kertanegara tampak tak biasa Jumat malam lalu. Lampu-lampu menyala terang, lalu lintas kendaraan yang masuk dan keluar dijaga ketat. Suasana itu mengundang tanda tanya: siapa gerangan tamu-tamu penting yang datang begitu malam?
Pertanyaan itu mulai terjawab keesokan harinya. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, akhirnya membuka sedikit tabir. Di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Sabtu siang, dia menyebut beberapa nama yang hadir dalam pertemuan tertutup itu.
“Enggak ada yang oposisi,” tegas Prasetyo, menepis sebutan yang sebelumnya dipakai Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. “Itu kan tokoh-tokoh masyarakat juga yang Bapak Presiden terbuka untuk berdialog, menerima masukan.”
Dia menyebut dua nama. Pertama, peneliti politik BRIN Profesor Siti Zuhro. “Ada diskusi mengenai masalah kepemiluan,” ujarnya.
Nama kedua yang disebut cukup singkat: Pak Susno. “Berdiskusi masalah penegakan hukum,” tambah politikus Gerindra itu.
Tapi, siapa Susno yang dimaksud? Prasetyo tak mau menjabarkan lebih lanjut. Nama Susno Duadji, mantan Kapolda yang kerap vokal mengkritik pemerintah, langsung mencuat. Konfirmasi pun masih dicari.
Selain kedua tokoh itu, Prasetyo bilang masih ada beberapa nama lain. “Macam-macam di situ ada beberapa banyak,” katanya ringkas. Namun dia menegaskan, tak ada satupun perwakilan partai politik yang hadir malam itu. “Enggak ada,” tuturnya.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir