Lalu dengan penuh keyakinan ia menambahkan, "Kalau saya sebagai ketua umum, saya akan peras semua darah saya untuk memenangkan PSI."
Deklarasi penuh darah dan keringat itu langsung disambut gegap gempita. Para kader yang hadir bersorak, tepuk tangan menggema memenuhi ruangan. Energi seketika berubah jadi membara.
"Siap semua?" teriak Kaesang, mencoba menguasai kembali suaranya.
"Siap!" jawab massa serentak, menggelora.
Kaesang pun menutup dengan seruan yang jelas arahnya: "Mari kita menangkan pemilu di 2029 nanti." Rakernas yang penuh emosi itu pun ditutup dengan sebuah tekad kolektif yang kini punya beban moral lebih berat. Semua mata tertuju padanya, menunggu realisasi dari janji yang dibumbui tangis itu.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir