Lalu dengan penuh keyakinan ia menambahkan, "Kalau saya sebagai ketua umum, saya akan peras semua darah saya untuk memenangkan PSI."
Deklarasi penuh darah dan keringat itu langsung disambut gegap gempita. Para kader yang hadir bersorak, tepuk tangan menggema memenuhi ruangan. Energi seketika berubah jadi membara.
"Siap semua?" teriak Kaesang, mencoba menguasai kembali suaranya.
"Siap!" jawab massa serentak, menggelora.
Kaesang pun menutup dengan seruan yang jelas arahnya: "Mari kita menangkan pemilu di 2029 nanti." Rakernas yang penuh emosi itu pun ditutup dengan sebuah tekad kolektif yang kini punya beban moral lebih berat. Semua mata tertuju padanya, menunggu realisasi dari janji yang dibumbui tangis itu.
Artikel Terkait
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia dengan Tokoh Oposisi, Bahas Kebocoran Triliunan
Kepemimpinan PBNU Kembali ke Gus Yahya, Muktamar 35 Dijadwalkan 2026
Kontroversi Video Rektor UGM: Tahun Kelulusan Jokowi Berubah dalam Dua Versi
TPUA Soroti Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis: Karakter Pengkhianat hingga Tudingan Layani Jokowi