MURIANETWORK.COM - Era Presiden Joko Widodo memang diwarnai dengan gebrakan pembangunan infrastruktur yang masif. Jalan tol, bandara, pelabuhan, dan bendungan tumbuh di berbagai penjuru. Tujuannya mulia: Indonesia sentris. Tapi, benarkah hasilnya sudah merata dan optimal? Ternyata, belum sepenuhnya.
Setidaknya, itulah pandangan yang dilontarkan Mulyadi Opu Andi Tadampali, seorang dosen dari FISIP Universitas Indonesia. Kritik ini bukan omong kosong belaka. Ia pernah menyampaikannya langsung kepada Jokowi dalam sebuah pertemuan tertutup di Istana Negara, delapan tahun lalu, tepatnya pada 2016.
Pertemuannya dengan presiden kala itu benar-benar privat. Bahkan, aturannya ketat.
"Tidak boleh bawa handphone, tidak boleh foto-foto,"
kenang Mulyadi dalam sebuah podcast di YouTube Forum Keadilan TV, Rabu (28/1/2026) lalu.
Artikel Terkait
Kosongnya Kursi Wamenkeu Picu Gelombang Spekulasi Reshuffle
Sejarawan Soroti Menteri Muda: Kematangan Tak Bisa Dibeli dengan Jas
DPR Soroti Menteri PU yang Terbata-bata Saat Paparkan Anggaran Bencana
Prodem Kirim Surat Tegas ke Istana: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden