Jakarta - Suasana Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/2026) terlihat berbeda. Di tengah kerumunan calon penumpang yang mulai memadati area, terlihat sejumlah anggota polisi berbaur. Mereka tidak sekadar berjaga, tapi juga mengobrol. Inilah yang disebut patroli dialogis, sebuah upaya Polda Metro Jaya menciptakan rasa aman jelang momen puncak mudik Lebaran tahun ini.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, langkah ini sengaja diambil. Tujuannya jelas: menghadirkan ketenangan di tengah hiruk-pikuk persiapan pulang kampung. "Kehadiran petugas yang melaksanakan patroli dialogis bertujuan untuk menghadirkan rasa aman bagi penumpang kereta di Stasiun Gambir, yang sudah mulai mengalami periode lonjakan jumlah penumpang," ujarnya kepada awak media.
Dan lonjakan itu nyata. Data dari PT KAI menunjukkan grafik yang terus menanjak. Catatan hari Kamis (12/3) masih di angka 10.258 penumpang. Esoknya, Jumat (13/3), melonjak drastis jadi 15.567. Sementara data sementara untuk Sabtu ini, tanggal 14 Maret, sudah menyentuh 17.532 orang. Trennya jelas: semakin hari semakin ramai.
Melihat angka-angka itu, wajar jika antisipasi diperketat. Patroli yang dipimpin langsung oleh Ipda Sutarman ini bukan satu-satunya langkah. Stasiun Besar A Gambir sendiri sudah menambah frekuensi perjalanan kereta api menjadi 46 trip per hari. Kebijakan tambahan perjalanan ini berlaku sejak Rabu (11/3) dan akan terus berlangsung hingga Selasa (31/3) mendatang.
Artikel Terkait
Wakapolri Apresiasi Inovasi Motor Senyam untuk Pengamanan Mudik di Rest Area Japek
Arus Mudik Nagreg-Garut Masih Lancar, Puncak Diprediksi 18 Maret
Kapolda Metro Jaya Tinjau Arus Mudik di Pulo Gebang, Jumlah Penumpang Turun
Jateng Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pengemudi Jelang Mudik Lebaran 2026