Isu independensi Bank Indonesia kembali mencuat. Pemicunya adalah usulan Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi posisi Deputi Gubernur BI yang lowong. Salah satu nama yang diajukan, Thomas Aquinas Djiwandono, langsung jadi sorotan tajam.
Bagaimana tidak? Tommy, sapaan akrabnya, bukan hanya Wakil Menteri Keuangan. Dia juga dikenal sebagai kader Partai Gerindra. Banyak yang khawatir. Keterikatan dengan partai politik dinilai bisa mengoyak netralitas dan kredibilitas bank sentral.
Namun begitu, serangan dari kiri-kanan itu langsung mendapat jawaban.
Wakil Ketua Umum Gerindra, Prasetyo Hadi, angkat bicara. Dia menepis semua keraguan itu dengan sebuah fakta baru.
"Ya pada saat dicalonkan sudah memenuhi persyaratan,"
kata Prasetyo kepada awak media di sekitar Istana, Jakarta, Selasa lalu.
Artikel Terkait
Blunder Kubu Jokowi: Pencabutan Tersangka Eggi-Damai Dinilai Justru Melemahkan
Partai Baru Usung Anies Baswedan, Demokrat Ingatkan Tantangan Verifikasi KPU
Damai dan Eggi Ungkap Understanding dengan Jokowi Soal Ijazah di Solo
Partai Baru dan Polemik Ideologi: Antara Pragmatisme dan Representasi