MURIANETWORK.COM – Pertemuan antara Eggi Sudjana dan Joko Widodo di Solo pekan lalu ramai jadi perbincangan. Banyak yang menduga ada permintaan maaf di balik kunjungan itu. Tapi, Damai Hari Lubis, koordinator advokat dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), membantahnya mentah-mentat.
“Tidak ada permintaan maaf. Kalau persepsinya minta maaf datang silaturahim baik-baikan, memang dua duanya baik-baikan,” tegas Damai dalam sebuah talkshow televisi swasta, Rabu (14/1/2026).
Menurutnya, kedatangan mereka ke rumah mantan presiden itu murni urusan silaturahmi. Eggi, yang juga tersangka dalam kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi, mengajaknya bertandang. Salah satu alasannya, Eggi tidak hadir dalam pertemuan serupa antara sejumlah tersangka lainnya dengan Jokowi pada April 2025 silam.
Pertemuan di Solo itu sendiri berlangsung cukup cair. Damai menceritakan sedikit percakapan yang terjadi di dalamnya.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir