Kader Golkar Sumut Tuding Pucuk Pimpinan Sebagai Pengkhianat

- Minggu, 21 Desember 2025 | 08:00 WIB
Kader Golkar Sumut Tuding Pucuk Pimpinan Sebagai Pengkhianat

Dia melihat situasi di bawah kendali Bahlil dan Sarmuji sangat mengkhawatirkan. Posisi Golkar, kata Riza, rawan dan berbahaya. Degradasi di pemilu mendatang bukan lagi sekadar ancaman, tapi sebuah kemungkinan yang sangat nyata jika tak ada perubahan.

Karena itulah, Riza merasa sudah waktunya para sesepuh partai turun tangan. Dia menyebut nama-nama besar seperti Akbar Tandjung, Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Setya Novanto, dan tentu saja Airlangga Hartarto. Mereka, dalam pandangannya, harus segera bergerak menyelamatkan Beringin dari kehancuran.

Riza juga memberi peringatan khusus. Kasus pemberhentian Ijeck di Sumut, menurutnya, jangan dianggap sepele. Masalah lokal itu berpotensi memicu implikasi yang meluas secara nasional, memperparah krisis yang sudah ada.

Seruannya jelas: ganti pimpinan, atau hadapi risiko terpuruk. Suara dari dalam ini menggambarkan betapa panasnya suhu politik di tubuh Partai Golkar saat ini.


Halaman:

Komentar