Megawati Tegaskan Kader PDIP: Bantu Korban Bencana Tanpa Tanya Partai

- Sabtu, 20 Desember 2025 | 22:25 WIB
Megawati Tegaskan Kader PDIP: Bantu Korban Bencana Tanpa Tanya Partai

Ketika bencana melanda, respons pertama kerap menentukan. Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP, punya pesan tegas untuk kadernya: bantu semua orang, tanpa pandang bulu. Latar belakang politik atau dukungan mereka tak boleh jadi pertimbangan. Intinya, peduli dan turun tangan.

Hal itu ditegaskan Ribka Tjiptaning, Ketua DPP PDIP bidang Kesehatan, di Jakarta pada Jumat (19/12/2025). Menurutnya, pesan kemanusiaan itu selalu digaungkan Megawati.

“Mau separtai, mau tim sukses, mau siapa, semua harus ditolong tanpa melihat latar belakang orang itu,” kata Ribka.

Baginya, Megawati mengajak kader untuk benar-benar merasakan apa yang dialami rakyat. Menangis dan tertawa bersama. Nah, untuk urusan teknis penanganan darurat, PDIP mengandalkan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna). Lembaga ini disebut punya struktur hingga ke tingkat ranting, sehingga geraknya cepat.

“Kalau ada bencana, mungkin pemerintah masih rapat, ‘Mau ngapain nih kita?’ Tapi kalau Baguna sudah datang ke tempat bencana itu. Meskipun hanya membawa mie dan aqua,” jelas Ribka dengan gamblang.

Semua aksi spontan itu, tuturnya, berangkat dari perintah Ketum. Begitu ada kabar bencana, para kader langsung bergerak. Tak banyak bicara.

“Begitu ada bencana, lari dia buru-buru, apapun yang dibawa. Mie, aqua, duluan datang,” tuturnya menggambarkan kesigapan itu.

Meski bergerak cepat, Baguna tak bekerja sendirian. Mereka tetap berkoordinasi dengan instansi seperti BNPB, BMKG, dan Basarnas. Baru-baru ini, misalnya, tim gabungan Baguna dan tim kesehatan PDIP terjun langsung ke tiga provinsi di Sumatra yang dilanda musibah.

Memang, kondisi geografis Indonesia menghadapkan kita pada realita pahit. “Kita ini di Ring of Fire. Jadi kita ini daerah Indonesia yang rawan bencana. Ya, mau daerah bencana tsunami lah, air bah, segala tanah longsor, puting beliung, semua ada di Indonesia ini,” ujar Ribka menerangkan.

Karena itulah, para kader Baguna juga mendapat pelatihan khusus penyelamatan. Menariknya, dalam misi di Sumatra, mereka dibantu oleh sejumlah dokter diaspora lulusan China. Lho, kok bisa?

Ribka punya cerita. Saat ditanya alasannya, para dokter itu justru membandingkan dengan ketua umum partai lain.

“Saya tanya, ‘Kenapa kamu mau bantu PDI Perjuangan?’ Karena saya lihat, Dok manggil saya Dok gitu kalau Ketua Umum partai lain itu cuma angkut-angkut beras saja ya. Tapi Ibu Megawati tanpa bersuara, menyuruh mengirim Kapal Malahayati, Rumah Sakit Apung-nya, dengan dokter-dokter tim kesehatannya untuk berkeliling di daerah bencana, ketiga bencana itu,” tuturnya mengulang percakapan.

Jadi, bukan sekadar bantuan sembako. Tapi juga layanan kesehatan yang langsung menyentuh. Itulah yang, menurut mereka, membedakan.

Komentar