MURIANETWORK.COM - Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera belakangan ini memang memilukan. Bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat itu tak hanya menyisakan kerusakan, tapi juga kemarahan. Nah, politisi senior Ruhut Sitompul pun angkat bicara. Ia menyoroti musibah tersebut dengan nada yang cukup keras.
Ruhut mengaku prihatin. Tapi, yang bikin dia geram adalah dugaan kuat adanya unsur kesengajaan di balik bencana alam itu. Pasalnya, saat banjir menerjang, banyak kayu gelondongan ikut hanyut terbawa arus. Hal ini memunculkan kecurigaan bahwa penebangan liar di hutan-hutan mungkin jadi pemicu utamanya.
Menurutnya, pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan itu harus dihukum seberat-beratnya. Dan ia punya usulan yang terbilang ekstrem.
"Pak Prabowo Presiden RI ke 8, tolong siapa yang bertanggung jawab bencana alam di Aceh Sumatera Utara dan Sumatera Barat dihukum tembak mati,"
Begitu tulis Ruhut di akun X miliknya, Kamis (4/12/2025). Tak berhenti di situ, ia juga menyelipkan permintaan lain. "Gunakanlah hak preogratifmu sebagai Presiden RI yang dicintai rakyatnya membebaskan orang-orang yang tidak bersalah di kasus hukum dengan tuduhan korupsi,"
Jadi, dalam satu pernyataan, Ruhut menyatukan dua isu yang berbeda: hukuman mati untuk perusak lingkungan dan grasi untuk yang dianggapnya tak bersalah. Seruannya ini langsung mencuat dan jadi perbincangan hangat di media sosial. Di sisi lain, bencana di Sumatera sendiri masih memerlukan penanganan serius, jauh melampaui sekadar retorika.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Terima Laporan Strategis dari Wakil Ketua DPR Usai Kunjungan ke Rusia dan Prancis
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT