YOGYAKARTA Tempat penitipan anak Little Aresha di Umbulharjo, Jogja, digerebek polisi. Bukan tanpa alasan, penggerebekan ini dipicu oleh laporan dugaan penganiayaan terhadap anak-anak di sana.
Begitu aparat masuk, mereka menemukan pemandangan yang cukup memprihatinkan. Anak-anak yang ada di lokasi diduga tidak mendapat perlakuan yang semestinya. Beberapa di antaranya bahkan cuma pakai popok. Ada juga yang tangan atau kakinya diikat.
“Ditaliin, kaki, badan, terus ini ditutupin mulutnya. Biar nggak nangis,” ujar seorang anak dalam video yang diterima polisi. Suaranya pelan, tapi cukup jelas.
Di sisi lain, sejumlah orang tua mulai angkat bicara. Mereka mengaku anaknya pulang dengan lebam di tubuh setelah dititipkan di daycare tersebut. Salah satu ibu bahkan sempat menangis saat menceritakan kondisi buah hatinya.
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Rizky Adrian, membenarkan adanya penggerebekan itu. Menurut dia, polisi sudah memasang garis polisi di lokasi. Pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait juga tengah berjalan.
“Diduga kuat memperlakukan anak secara diskriminatif atau menempatkan, membiarkan, melibatkan, maupun menyuruh anak dalam situasi perlakuan salah, penelantaran atau kekerasan terhadap anak,” katanya kepada wartawan. Nada bicaranya serius, seperti sedang menahan emosi.
Kasus ini masih terus didalami. Siapa pun yang terbukti bersalah, kata polisi, akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Artikel Terkait
Atalia Praratya: Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Jamin Keberlanjutan Pendidikan Anak Jalanan
Pemerintah Tambah Kuota Magang Nasional 2026-2027 Usai 100.000 Peserta Terserap
Trump Dievakuasi dari Gedung Putih Usai Suara Tembakan, Presiden AS Pastikan Situasi Aman
Orang Tua Korban Kekerasan di Daycare Yogyakarta Datangi Polresta, Tuntut Keadilan