"Pengalaman Ibu Sri Mulyani di bidang kebijakan ekonomi dan pembangunan akan memberikan perspektif yang sangat berharga," ujarnya. Menurut Suzman, keahlian semacam itu krusial untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan.
Profil Sri Mulyani sendiri memang tak lepas dari catatan akademik yang gemilang. Perempuan kelahiran Bandar Lampung, 26 Agustus 1962 ini menyelesaikan S1 di Universitas Indonesia sebelum melanjutkan studi ke University of Illinois Urbana-Champaign (UIUC) di Amerika Serikat. Di sanalah ia meraih gelar master dan doktor di bidang ekonomi.
Karirnya dimulai di dunia akademik. Ia mengabdi di Fakultas Ekonomi UI, memegang berbagai jabatan seperti Kepala LPEM FEUI. Namun namanya melambung saat memasuki pemerintahan. Di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ia dipercaya menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, lalu Menteri Keuangan.
Pada 2010, dunia internasional memanggil. Sri Mulyani ditunjuk sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia, menjadi orang Indonesia pertama yang menduduki posisi bergengsi itu. Setelah enam tahun di Washington DC, ia kembali ke tanah air dan kembali memegang tongkat Menteri Keuangan di era Presiden Joko Widodo, bahkan hingga awal periode pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Setelah melepaskan jabatan menteri pada September 2025, ia sempat mengajar di Universitas Oxford sebelum akhirnya menerima tawaran dari Gates Foundation.
Menyikapi penunjukan ini, Sri Mulyani menyatakan rasa terhormatnya.
Ia mengungkapkan bahwa kolaborasinya dengan yayasan tersebut sebenarnya telah berjalan hampir sepuluh tahun. Kini, dengan peran yang lebih formal dan strategis, ia berharap dapat memberikan dampak maksimal bagi mereka yang paling membutuhkan dalam 20 tahun ke depan.
Jadi, itulah babak terbaru. Dari Bandar Lampung ke Jakarta, lalu ke Washington, Oxford, dan kini duduk di dewan pengurus salah satu yayasan filantropi paling berpengaruh di planet ini. Perjalanan Sri Mulyani menunjukkan, pengalaman dan integritas di bidangnya bisa membuka pintu-pintu yang tak terduga.
Artikel Terkait
Gaya Hidup Mewah di Instagram, Jerat Rp 3 Miliar untuk Korban Akademi Crypto
Polisi Sikat Raja Curanmor Palembang dengan Penyamaran Badut Doraemon
Di Balik Banjir, Teror di Tenda Pengungsian: Pelecehan Seksual Ancam Perempuan Korban
Gaya Hidup Mewah Timothy Ronald Jadi Pintu Jerat Korban Akademi Kripto