Malam Tahun Baru Berdarah: Peluru Nyasar Lukai Mata Balita di Medan

- Kamis, 08 Januari 2026 | 11:00 WIB
Malam Tahun Baru Berdarah: Peluru Nyasar Lukai Mata Balita di Medan

Dengan harapan tipis, mereka coba lagi ke RS Prima Husada. Tapi kerusuhan di persimpangan belum reda. Tak ada pilihan lain. Romanda turun, menggendong Asmi yang terus menangis kesakitan, dan berjalan kaki menuju rumah sakit. Sesampainya di sana, pukulan berikutnya datang: dokter spesialis mata sedang tidak bertugas.

Rujukan pun diberikan. Dengan bantuan warga yang menumpangkan mobilnya, akhirnya mereka tiba di RSUP Dr. Pirngadi. Di sinilah Asmi akhirnya mendapat pemeriksaan CT Scan.

Hasilnya mengerikan. Ada benda asing, diduga peluru dari senapan angin, yang masih bersarang di dalam rongga kepala anak itu, persis di area mata kanan.

“Bingung mau bagaimana ini. Anak gak rewel. Cuma kadang dia kedip darah mengucur, sakit,” ucap Romanda, suaranya penuh kelelahan dan kepasrahan.

Gibson Girsang, Humas RSUD Dr. Pirngadi, membenarkan temuan itu. “Hasil rontgen itu, bentuk peluru di rongga kepala. Dari dokter kami bilang, itu peluru saja dan masih bersarang di kepala,” jelasnya.

Namun begitu, operasi pengangkatan belum bisa dilakukan. Pirngadi tidak memiliki dokter spesialis mata. Koordinasi pun dilakukan dengan RS Universitas Sumatera Utara dan RSUP H. Adam Malik. Lagi-lagi jalan buntu. RS USU penuh, sementara di Adam Malik, dokternya tidak sedang bertugas. Asmi terjebak dalam antrian panjang nasib.

Saat ini, kondisi Asmi sungguh memilukan. Di ruang perawatan RS Pirngadi, bocah berkaos merah itu terbaring lemah. Mata kanannya dibalut perban putih. Wajahnya pucat. Sesekali dia meringis menahan nyeri, sementara selang infus tetap menancap di tangan kirinya yang mungil.

Di samping ranjang, Romanda dengan setia menjaga. Jaket jeans yang dikenaknya masih ada noda darah kering Asmi, sebuah tanda dari malam mengerikan yang tak akan mudah dilupakan. Perjuangan mereka untuk menyelamatkan mata dan mungkin lebih dari itu sebuah nyawa, masih sangat panjang.


Halaman:

Komentar