Libur Natal dan Tahun Baru selalu jadi momen yang ditunggu-tunggu. Bukan cuma soal istirahat, tapi juga kesempatan untuk pulang kampung, kumpul keluarga, atau sekadar menikmati perjalanan wisata. Nah, untuk 2025-2026 ini, pemerintah sudah merilis kepastiannya lewat Surat Keputusan Bersama tiga menteri. Jadwal resmi ini tentu jadi patokan buat ngatur cuti dan aktivitas.
Lalu, kapan sih sebenarnya masa liburan itu berakhir? Mari kita lihat detailnya.
Rangkaian Libur Natal 2025
Berdasarkan SKB itu, Hari Raya Natal jatuh pada Kamis, 25 Desember 2025. Itu hari libur nasional. Kemudian, Jumat tanggal 26 Desember ditetapkan sebagai cuti bersama. Kalau ditambah akhir pekan Sabtu dan Minggu maka kita dapat long weekend empat hari penuh. Cukup panjang untuk merencanakan sesuatu.
Setelah Minggu, 28 Desember, libur Natal resmi selesai. Artinya, Senin tanggal 29 Desember sudah masuk hari kerja lagi.
Transisi Menuju Tahun Baru
Nah, di tanggal 29, 30, dan 31 Desember 2025, statusnya adalah hari kerja normal. Pemerintah menegaskan, malam tahun baru di tanggal 31 bukan libur nasional atau cuti bersama. Perkantoran dan pelayanan publik tetap beroperasi.
Tapi ya, situasinya bisa dinamis. Banyak pekerja yang memilih mengambil cuti tahunan di hari-hari itu agar liburannya nyambung. Jadi, meski secara resmi kerja, suasana kantor seringkali sudah lebih santai.
Di sisi lain, ada juga kebijakan fleksibel yang dikeluarkan pemerintah. Menurut surat edaran Menteri Ketenagakerjaan, pada periode 29-31 Desember 2025, perusahaan bisa menerapkan Work From Anywhere (WFA).
Kebijakan WFA ini sifatnya imbauan, tidak wajib. Yang jelas, ini tidak dihitung sebagai cuti tahunan. Pekerja tetap wajib menjalankan tugas dan tentu saja dapat upah. Namun begitu, penerapannya tentu menyesuaikan dengan kebutuhan operasional tiap sektor. Tidak semua jenis pekerjaan bisa dilakukan dari mana saja.
Puncak Perayaan: Tahun Baru 2026
Libur nasional berikutnya baru datang pada Kamis, 1 Januari 2026. Itulah hari libur resmi untuk merayakan pergantian tahun. Jadi, kalau tidak ambil cuti tambahan, rangkaian libur akhir tahun ini secara umum berakhir di tanggal tersebut. Aktivitas normal kembali dimulai Jumat, 2 Januari 2026.
Tapi ceritanya lain buat para pelajar. Liburan mereka lebih panjang. Berdasarkan kalender pendidikan, libur semester ganjil biasanya berlangsung dari sekitar 20 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026. Jadi, siswa baru masuk lagi di pekan pertama Januari. Keleluasaan waktu yang cukup buat keluarga merencanakan liburan tanpa buru-buru.
Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026
Selain fokus pada akhir tahun, pemerintah juga sudah merilis kalender lengkap libur nasional dan cuti bersama sepanjang 2026. Berikut daftarnya:
Hari Libur Nasional 2026:
- 1 Januari: Tahun Baru Masehi
- 16 Januari: Isra Mikraj
- 17 Februari: Tahun Baru Imlek
- 19 Maret: Hari Suci Nyepi
- 21–22 Maret: Idul Fitri 1447 H
- 3 April: Wafat Yesus Kristus
- 5 April: Paskah
- 1 Mei: Hari Buruh
- 14 Mei: Kenaikan Yesus Kristus
- 27 Mei: Idul Adha 1447 H
- 31 Mei: Waisak
- 1 Juni: Hari Lahir Pancasila
- 16 Juni: Tahun Baru Islam
- 17 Agustus: HUT RI
- 25 Agustus: Maulid Nabi Muhammad SAW
- 25 Desember: Natal
Cuti Bersama 2026:
- 16 Februari (Imlek)
- 18 Maret (Nyepi)
- 20, 23, 24 Maret (Idul Fitri)
- 15 Mei (Kenaikan Yesus Kristus)
- 28 Mei (Idul Adha)
Jadi, intinya, libur Natal 2025 berakhir pada 28 Desember. Sementara momen Tahun Baru 2026 dirayakan dengan libur nasional pada 1 Januari. Setelah tanggal itu, semua kembali normal. Kecuali tentunya bagi para siswa yang masih menikmati sisa waktu liburan mereka. Informasi ini semoga bisa membantu Anda merencanakan akhir tahun dengan lebih baik.
Artikel Terkait
Dari Suara Aneh hingga Laporan Hukum: Kronologi Bocornya CCTV Rumah Inara Rusli
Jangan Beli Buku hingga Jauhkan Sapu: Pantangan Unik Sambut Imlek 2026
Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar
Dedi Mulyadi Dikritik Usai Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor